KALIMANTAN TIMUR — Falcon Pictures resmi mengumumkan proyek film terbaru berjudul Gasigogi yang akan mulai syuting pada 8 November mendatang. Film ini kembali mempertemukan rumah produksi tersebut dengan sutradara asal Korea Selatan Lee Hwan Kyung setelah kesuksesan remake Miracle in Cell No. 7. Sejumlah aktor papan atas Indonesia seperti Vino G Bastian dan Pevita Pearce masuk dalam jajaran pemain.
Gasigogi terinspirasi dari kisah pengorbanan seekor ikan stickleback dalam menjaga keturunannya. Proyek ini diumumkan dalam konferensi pers di kantor Falcon Pictures Jakarta, Sabtu (24/10/2026), dengan kehadiran sang sutradara serta para pemain utama.
Perjalanan 15 Tahun Naskah Gasigogi
Lee Hwan Kyung mengaku butuh waktu panjang untuk merampungkan cerita Gasigogi. Ia sudah sekitar lima kali mencoba menulis naskahnya dalam rentang 15 tahun, tetapi selalu berhenti di tengah jalan karena alurnya dinilai terlalu menyayat hati.
"Sampai akhirnya di Korea itu pun sudah ada omongan, 'Kayaknya Sutradara Lee sudah enggak mau nulis cerita ini lagi deh'," kata Lee Hwan Kyung lewat bantuan penerjemah.
Kebuntuan itu berakhir setelah ia bertemu pendiri Falcon Pictures, HB Naveen dan Frederica. Pertemuan tersebut membuat Lee kembali berani menggarap naskah Gasigogi dan membawanya ke layar lebar Indonesia.
Karakter Vino G Bastian hingga Pevita Pearce
Vino G Bastian dipercaya memerankan Jiwa, seorang seniman dan penulis puisi yang memiliki satu anak bernama Juna. Baginya, kesempatan ini terasa istimewa karena ia sudah mengagumi karya Lee Hwan Kyung sejak lama.
"Dulu kita remake film Miracle in Cell No. 7 dan saya ngefans banget dengan sutradaranya, karena itu adalah salah satu film yang menurut saya luar biasa banget. Dan beberapa tahun kemudian saya bisa bekerja sama dengan beliau," ujar Vino.
Selain Vino, Gasigogi membawa deretan nama papan atas lain dalam jajaran pemain, termasuk Pevita Pearce. Para aktor diperkenalkan dalam konferensi pers tersebut dan sempat menceritakan sekilas karakter masing-masing.
Harapan Falcon Pictures di Balik Kerja Sama Kedua
Frederica mengungkap rasa bangganya bisa kembali bekerja sama dengan Lee Hwan Kyung setelah Miracle in Cell No. 7. Menurutnya, kombinasi sutradara Korea dengan para pemain Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi proyek ini.
"Membuat film Indonesia bersama Mr Lee adalah sebuah kebanggaan, dan pastinya bahagia sekali, juga dengan ensemble cast yang begitu solid," tuturnya.
Ia pun berharap proses produksi berjalan lancar sejak hari pertama pengambilan gambar. "Mohon doanya, mulai syuting semoga lancar, aman, bahagia, dan akan dimulai nanti tanggal 8 November," tambah Frederica.
Gasigogi menjadi kolaborasi kedua Falcon Pictures dan Lee Hwan Kyung, sekaligus menambah daftar film Indonesia yang mengangkat cerita dengan sentuhan sineas internasional di jadwal produksi akhir tahun.