Pencarian

Amel Putri Ussy Sulistiawaty Kuliah Kedokteran Hewan di IPB

Senin, 26 Oktober 2026 • 09:21:01 WIB
Amel Putri Ussy Sulistiawaty Kuliah Kedokteran Hewan di IPB
Amel Putri, anak pertama Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama, menempuh pendidikan Kedokteran Hewan di IPB.

KALIMANTAN TIMUR — Amel Putri, anak pertama Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama, kini menempuh pendidikan Kedokteran Hewan di IPB. Pilihan jurusan ini menarik perhatian karena jarang diambil anak artis, dan bisa jadi inspirasi ibu yang sedang mendampingi anak memilih kampus.

Amel Putri kini tercatat sebagai mahasiswi jurusan Kedokteran Hewan di Institut Pertanian Bogor (IPB). Jurusan ini dikenal punya seleksi ketat dan beban akademik yang padat, jadi keputusan Amel bukan pilihan sembarangan.

Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama dikenal cukup terbuka soal pendidikan anak-anak mereka. Amel sendiri baru berusia 20 tahun dan sudah beberapa kali tampil di konten keluarga di media sosial.

Kenapa Kedokteran Hewan di IPB Jadi Pilihan Menarik

IPB termasuk kampus dengan fakultas kedokteran hewan paling tua di Indonesia. Lulusannya dibutuhkan di klinik hewan, peternakan, hingga lembaga konservasi.

Buat ibu yang anaknya tertarik bidang ini, penting tahu bahwa kuliahnya butuh ketahanan fisik dan mental. Mahasiswa akan berhadapan langsung dengan hewan besar maupun kecil saat praktik lapangan.

Peran Orang Tua Saat Anak Memilih Jurusan Kuliah

Ussy dan Andhika memberi ruang bagi Amel untuk menentukan jalannya sendiri. Pola ini bisa ditiru: dampingi anak mengenali minat, bukan memaksakan jurusan yang dianggap bergengsi.

Tanyakan hal konkret, misalnya apakah anak siap dengan jam praktik panjang atau bersedia menangani hewan sakit. Jawaban jujur anak akan membantu keputusan lebih matang.

Yang Perlu Disiapkan Sebelum Anak Masuk Kedokteran Hewan

Biaya pendidikan dan perlengkapan praktik perlu dihitung sejak awal. Beberapa kampus mewajibkan mahasiswa membeli alat sendiri untuk kegiatan laboratorium.

  • Cek rincian biaya kuliah dan praktikum di situs resmi kampus
  • Diskusikan kesiapan anak menghadapi hewan besar dan risiko luka
  • Pastikan kondisi fisik anak mendukung, termasuk vaksinasi yang diperlukan

Kapan Perlu Berdiskusi Lebih Lanjut

Kalau anak ragu antara beberapa jurusan, ajak bicara dengan mahasiswa aktif atau alumni. Cerita langsung soal suka duka kuliah biasanya lebih membantu daripada brosur kampus.

Konsultasi dengan guru BK sekolah juga bisa jadi langkah awal. Mereka biasanya punya data minat dan nilai anak yang lebih lengkap.

Kisah Amel menunjukkan satu hal sederhana: pilihan jurusan yang tepat lahir dari minat yang dikenali sejak dini, bukan dari tekanan luar. Tugas ibu adalah menemani anak mengenali minatnya, lalu mendukung langkah yang diambil.

Follow halobontang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haibunda.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks