BANYUWANGI — Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama para seniman lokal menggelar Gandrung Sewu 2026 dengan format berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pertunjukan yang biasanya berlangsung siang hari kali ini dipindahkan ke malam hari, memanfaatkan elemen cahaya sebagai bagian utama panggung.
Perubahan jadwal itu bukan tanpa alasan. Tata cahaya modern dianggap memberi ruang ekspresi baru bagi tari tradisional tanpa mengubah pakem gerak yang sudah lama dipegang para penari.
Busana Bercahaya hingga Drone Show Meriahkan Panggung Terbuka
Sebanyak 1.300 penari terpilih tampil di atas panggung terbuka. Lampu khusus yang melekat pada busana mereka membentuk visual tersendiri di tengah gelapnya malam, berpadu dengan gerakan tari yang sudah melalui kurasi dan latihan intensif.
Penyelenggara melengkapi pertunjukan dengan drone show yang membentuk formasi artistik di langit, disusul pesta kembang api. Kombinasi ketiganya jadi daya tarik utama perhelatan tahun ini.
Antusiasme warga terlihat sejak sore. Area sekitar lokasi acara dipadati penonton yang ingin mendapat posisi terbaik sebelum pertunjukan dimulai.
Empat Daya Tarik Utama Gandrung Sewu 2026
- Visual artistik dari perpaduan busana berteknologi cahaya dan tata panggung modern.
- Keterlibatan 1.300 penari lokal hasil kurasi dan latihan intensif.
- Atraksi drone interaktif serta kembang api sebagai penutup pertunjukan.
- Perputaran ekonomi kreatif lokal lewat sektor pariwisata dan UMKM pendukung.
Hotel, Kuliner, dan Kerajinan Kebanjiran Pesanan
Dampak ekonomi ikut terasa di sekitar lokasi. Sektor perhotelan, kuliner, dan industri kerajinan tangan mencatat lonjakan pesanan seiring membludaknya kunjungan pelancong ke Banyuwangi.
Keterlibatan generasi muda dalam ajang ini disebut memperkuat kedekatan mereka dengan warisan budaya lokal. Tradisi seni tetap terjaga meski dikemas dengan pendekatan yang lebih modern.
Format malam hari menjadi pembeda dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Banyuwangi dinilai membuka jalan bagi daerah lain yang ingin mengelola potensi budaya lokal dengan pendekatan profesional.