BALIKPAPAN — Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., CFrA., M.H., menjalankan ibadah bersama jamaah Masjid Jami Al-Wustho, Balikpapan. Kegiatan tersebut bukan sekadar ibadah rutin, melainkan pintu masuk bagi kepolisian untuk mendengar langsung aspirasi warga di lingkungan sekitar masjid.
Karakter pendekatan yang dipakai adalah komunikasi terbuka dan humanis. Personel tidak datang untuk memeriksa, tetapi untuk duduk bersama jamaah dan menyerap persoalan yang berkembang di kampung sekitar.
Program Prioritas Kapolri yang Diturunkan Sampai Polsek
Salat Subuh Keliling merupakan bagian dari program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Pelaksanaannya dilakukan serentak di berbagai tingkatan, mulai dari Polda hingga Polsek di seluruh wilayah.
Melalui kegiatan ini, anggota kepolisian diharapkan mampu mendengarkan aspirasi warga, menerima masukan, serta mengetahui persoalan yang tumbuh di lingkungan masyarakat. Solusi yang diambil kemudian disesuaikan dengan tugas dan kewenangan yang berlaku.
Kapolda Kaltim menyampaikan bahwa program tersebut bertujuan memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Keterlibatan langsung personel di tengah warga dinilai lebih efektif ketimbang menunggu laporan masuk ke kantor polisi.
Makna Tagline "Polisi Bersama Masyarakat" di Tingkat Masjid
Kehadiran polisi melalui kegiatan keagamaan dinilai sejalan dengan tagline "Polisi Bersama Masyarakat". Semangat itu menekankan kerja sama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Pendekatan berbasis masjid dipilih karena jamaah salat subuh umumnya warga yang tinggal di sekitar lingkungan tersebut. Mereka adalah pihak paling tahu apa yang terjadi di RT/RW masing-masing, termasuk persoalan kecil yang berpotensi membesar.
Harapan Peningkatan Kepercayaan Publik
Polda Kaltim mendorong terbangunnya hubungan harmonis dengan masyarakat melalui program ini. Komunikasi yang terjalin diharapkan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri sekaligus mengoptimalkan peran aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Kegiatan di Balikpapan menjadi salah satu titik pelaksanaan yang berlangsung serentak di jajaran Polda Kaltim. Polres dan Polsek di kabupaten/kota lain menjalankan pola serupa sesuai kondisi wilayah masing-masing.