KALIMANTAN TIMUR — Data nonfarm payroll AS yang dirilis pekan lalu menjadi titik balik sentimen investor. Ekonomi AS hanya kehilangan 23.000 lapangan kerja pada Juli, berbanding terbalik dengan konsensus yang memperkirakan penambahan 83.000 lapangan kerja. Meski tingkat pengangguran turun ke 4,1%, penurunan ini terjadi karena tingkat partisipasi angkatan kerja justru merosot ke level terendah dalam lebih dari lima tahun.
Probabilitas The Fed Tahan Suku Bunga Naik Signifikan
Berdasarkan CME FedWatch, mayoritas pedagang kontrak berjangka kini memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%-3,75% pada rapat September. Padahal sehari sebelumnya, pasar masih melihat probabilitas 55% untuk kenaikan 25 basis poin.Chief Investment Officer Nuveen, Saira Malik, menilai data tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja AS mulai kehilangan momentum. Ia menambahkan perhatian pasar kini lebih tertuju pada imbal hasil obligasi dan inflasi. “Angka yang lebih rendah ini membantu meredam narasi The Fed bahwa mereka perlu menaikkan suku bunga,” kata Malik dalam program "Squawk Box" CNBC, Senin (10/8).
Saham Teknologi dan Semikonduktor Jadi Motor Penggerak
Nasdaq mencatat kenaikan mingguan terbaik sejak April dengan penguatan 5,2%. ETF iShares Semiconductor (SOXX) mengakhiri pekan dengan reli lebih dari 7%, menandakan sektor teknologi kembali diminati pelaku pasar.Saham perangkat lunak memimpin kenaikan setelah laporan keuangan kuartal terbaru meredakan kekhawatiran soal gangguan kecerdasan buatan (AI) terhadap industri tersebut. Beberapa pergerakan saham yang menonjol: - Saham Atlassian melesat 35% setelah laba dan pendapatan kuartal IV yang disesuaikan melampaui ekspektasi - Saham Cloudflare naik lebih dari 5% usai memberikan proyeksi tahunan yang solid - Saham Airbnb menguat 17% setelah membukukan pendapatan di atas perkiraan
Kinerja Mingguan Terbaik Sejak April
Ketiga indeks utama mencatatkan kenaikan dua pekan beruntun. S&P 500 menguat 3,6% sepanjang pekan ini, sementara Dow Jones meningkat hampir 3%. Ini menjadi kinerja mingguan terbaik ketiga indeks sejak April.Harga Minyak Ikut Menguat
Di pasar komoditas, harga minyak naik tipis di tengah penantian investor terhadap potensi kesepakatan antara AS dan Iran yang dapat membuka kembali Selat Hormuz. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyampaikan kepada CNBC bahwa kedua negara berpotensi mencapai kesepakatan dalam waktu dekat. Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September naik 1,15% ke US$ 78,18 per barel, sementara minyak mentah Brent menguat 1,29% ke US$ 83,55 per barel.Investasi mengandung risiko.