SAMARINDA — Sebanyak 207 titik panas terpantau tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur pada periode 1 hingga 2 Agustus 2026. Berdasarkan pencitraan satelit NASA-NOAA20, NASA-SNPP, dan NASA-MODIS, konsentrasi terbanyak berada di wilayah timur dan kawasan pedalaman provinsi ini.
Dari total temuan tersebut, 170 titik panas muncul secara serentak pada Sabtu (1/8), sementara 37 titik lainnya baru terdeteksi pada Minggu dini hari (2/8). Mayoritas titik panas memiliki tingkat kepercayaan sedang, yang mengindikasikan adanya aktivitas pembukaan lahan atau potensi kebakaran yang perlu diwaspadai.
Kutai Timur dan Berau Jadi Penyumbang Terbesar
Kabupaten Kutai Timur mendominasi dengan 71 titik panas, disusul Berau yang mencatatkan 41 titik. Mahakam Ulu berada di posisi berikutnya dengan 35 titik, sementara Kutai Kartanegara terdeteksi memiliki 30 titik panas.
Wilayah lain seperti Paser dan Kutai Barat masing-masing menyumbang 13 dan 11 titik. Untuk kawasan perkotaan, Kota Balikpapan dan Samarinda mencatatkan dua titik, sedangkan Bontang serta Penajam Paser Utara masing-masing terdeteksi satu titik panas.
Desa Teluk Semanting Jadi Titik Terpadat dengan 21 Titik Panas
Konsentrasi titik panas paling padat berada di Desa Teluk Semanting, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, dengan total 21 titik terdeteksi. Pemusatan juga terpantau di Desa Jak Luay, Kecamatan Muara Wahau, Kutai Timur, serta Desa Delang Kerohong di Kecamatan Long Pahangai, Mahakam Ulu, yang masing-masing mencatatkan 11 titik.
Desa Long Pakaq Baru di Mahakam Ulu dan Desa Sepaso Selatan di Kutai Timur juga menjadi perhatian karena masing-masing terdeteksi memiliki 10 dan sembilan titik panas.
Dua Lokasi Berstatus High Confidence, Petugas Diminta Waspada
Sebagian besar temuan berada pada tingkat kepercayaan sedang, yakni 200 titik. Namun, petugas diminta memberikan perhatian ekstra pada dua lokasi yang terdeteksi memiliki tingkat kepercayaan tinggi.
Kedua lokasi tersebut adalah Desa Penawai, Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, serta Desa Samuranggau, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser. Keduanya terekam oleh Satelit NASA-MODIS pada Sabtu (1/8) malam, menandakan indikasi kuat adanya kebakaran yang membutuhkan penanganan segera.