Pencarian

Pemerintah Targetkan Produksi Isuzu di Indonesia Tembus 500 Ribu Unit dalam Empat Tahun

Selasa, 21 Juli 2026 • 09:45:01 WIB
Pemerintah Targetkan Produksi Isuzu di Indonesia Tembus 500 Ribu Unit dalam Empat Tahun
Menteri Perindustrian mendorong Isuzu untuk meningkatkan produksi di Indonesia hingga 500 ribu unit dalam empat tahun ke depan.

KALIMANTAN TIMUR — Dorongan pemerintah agar Isuzu meningkatkan volume produksi hingga 500 ribu unit dalam 3-4 tahun ke depan bukan sekadar angka. Ini adalah sinyal bahwa Kemenperin ingin utilisasi pabrik Isuzu Karawang yang saat ini hanya berjalan 43,75 persen dari kapasitas 80 ribu unit per tahun bisa terdongkrak signifikan.

Kapasitas Pabrik 80 Ribu Unit per Tahun, Realisasi Baru 35 Ribu

Fasilitas produksi Isuzu Astra Motor Indonesia di Karawang, Jawa Barat, sejatinya mampu merakit hingga 80 ribu unit kendaraan komersial setiap tahunnya. Namun realisasi produksi tahunan masih berkutat di angka 35 ribu unit.

"Tentu saja kami berharap kapasitas ini akan mencapai lebih baik lagi, tidak hanya mencapai 35 ribu, tapi berharap tahun-tahun mendatang mencapai 50 ribu unit per tahun," ujar Setia Diarta di Karawang, Senin (20/7).

Artinya, utilisasi pabrik harus naik dari sekitar 44 persen menjadi setidaknya 62,5 persen dalam waktu dekat. Untuk mencapai target 500 ribu unit dalam empat tahun, Isuzu perlu memproduksi rata-rata 125 ribu unit per tahun—jauh di atas kapasitas terpasang saat ini.

Penjualan Ritel Semester I 2026 Naik 18,9 Persen

Permintaan pasar domestik sebenarnya menunjukkan tren positif. Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel Isuzu pada Januari-Juni 2026 mencapai 13.430 unit. Angka ini naik 18,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Realisasi produksi Isuzu di Indonesia—baik untuk pasar domestik maupun ekspor—pada semester pertama 2026 juga tumbuh 2,6 persen menjadi 16.329 unit. Meski tumbuh, volume ini masih jauh dari target ambisius yang dicanangkan pemerintah.

Ekspor CBU Indonesia Tumbuh 7,7 Persen, Jadi Modal Negosiasi

Setia Diarta menilai kinerja ekspor kendaraan Indonesia masih positif di tengah tekanan global. Data Kemenperin mencatat ekspor mobil utuh atau completely built up (CBU) hingga Juni 2026 mencapai 251.705 unit, naik 7,7 persen dari periode yang sama tahun 2025.

"Capaian ini tentu saja mencerminkan daya saing industri otomotif berkelanjutan yang tetap terjaga," tutup Setia.

Dengan catatan ekspor yang solid, pemerintah punya posisi tawar lebih kuat untuk meminta Isuzu menambah model dan volume produksi di Tanah Air. "Saya bisa menjadi alat komunikasi Bapak untuk terus meminta jumlah produk dan tipe produk yang akan diproduksi di Isuzu Astra Indonesia," kata Setia kepada manajemen IAMI.

Langkah Konkret yang Dibutuhkan Isuzu

Untuk mencapai target 500 ribu unit dalam empat tahun, Isuzu setidaknya harus melakukan dua hal: menambah varian model yang diproduksi lokal, dan memperluas pasar ekspor dari Karawang. Saat ini, pabrik Isuzu di Indonesia memproduksi berbagai model komersial seperti Traga, Elf, Giga, dan Mu-X.

Pertanyaan selanjutnya: apakah Isuzu akan menghadirkan model global baru atau cukup meningkatkan volume model eksisting? Keputusan ini akan menentukan apakah target 500 ribu unit sekadar wacana atau benar-benar terealisasi.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks