Pencarian

BPS Berau Catat Inflasi Oktober 2,47 Persen, Transportasi Jadi Pemicu Tertinggi akibat Kenaikan Harga BBM

Kamis, 05 November 2026 • 09:31:01 WIB
BPS Berau Catat Inflasi Oktober 2,47 Persen, Transportasi Jadi Pemicu Tertinggi akibat Kenaikan Harga BBM
BPS Berau mencatat inflasi tahunan Oktober 2026 sebesar 2,47 persen dengan kelompok transportasi sebagai penyumbang tertinggi.

BERAU — BPS Berau merilis perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Oktober 2026 yang menunjukkan kenaikan dari 109,23 pada Oktober 2025 menjadi 111,93 pada Oktober 2026. Angka tersebut menempatkan inflasi tahunan Kabupaten Berau di level 2,47 persen. Kelompok transportasi tercatat sebagai penyumbang tertinggi dengan inflasi 6,76 persen.

Kelompok Transportasi Melonjak 6,76 Persen

Kenaikan harga bahan bakar minyak menjadi pemicu utama inflasi tahunan di Berau. Kelompok transportasi mencatat inflasi tertinggi sebesar 6,76 persen, disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 4,66 persen. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menyusul di angka 3,40 persen.

Sejumlah kelompok pengeluaran lain juga mengalami kenaikan indeks. Kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 2,15 persen, kelompok kesehatan 1,98 persen, dan kelompok pendidikan 0,83 persen.

Sementara itu, tiga kelompok pengeluaran justru mengalami penurunan indeks. Kelompok pakaian dan alas kaki turun 0,93 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga turun 0,72 persen, serta kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya turun 0,09 persen.

Bensin hingga Cabai Rawit Dominasi Andil Inflasi

Komoditas bensin menempati posisi teratas sebagai penyumbang andil inflasi tahunan di Berau. Selain bensin, sejumlah komoditas lain turut memberi andil, di antaranya emas perhiasan, cabai rawit, jagung manis, angkutan udara, tomat, beras, dan pelumas atau oli mesin.

Komoditas pangan lain yang masuk daftar andil inflasi mencakup minyak goreng, ketimun, cabai merah, sawi hijau, terong, kangkung, bayam, ikan bandeng, dan ikan bakar. Sigaret Kretek Mesin (SKM), sepeda motor, serta pembalut wanita juga tercatat memberi sumbangan inflasi.

Inflasi Bulanan 0,93 Persen, Cabai Rawit Jadi Pemicu

Pada Oktober 2026, inflasi bulanan (month-to-month) Kabupaten Berau tercatat 0,93 persen. Cabai rawit menjadi komoditas yang mendominasi sumbangan inflasi bulanan, disusul pelumas atau oli mesin, tomat, jagung manis, dan kacang panjang.

Komoditas lain yang memberi andil inflasi bulanan yaitu cabai merah, angkutan udara, televisi berwarna, beras, cumi-cumi, labu, pisang, tisu, dan pengharum cucian. Obat dengan resep, pembalut wanita, buncis, obat gosok, laptop atau notebook, serta sampo melengkapi daftar komoditas penyumbang inflasi bulanan.

Kenaikan IHK dari 109,23 menjadi 111,93 sepanjang setahun terakhir mencerminkan tekanan harga yang terkonsentrasi pada kelompok transportasi dan pangan. BPS Berau mencatat inflasi tahunan 2,47 persen sebagai gambaran pergerakan harga konsumen di wilayah tersebut pada Oktober 2026.

Follow halobontang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: berauterkini.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks