Pencarian

Pesawat Hercules C-130 Australia Mulai Water Bombing Karhutla Samarinda, Angkut 15.000 Liter per Sorti

Sabtu, 07 November 2026 • 06:47:01 WIB
Pesawat Hercules C-130 Australia Mulai Water Bombing Karhutla Samarinda, Angkut 15.000 Liter per Sorti
Pesawat Hercules C-130 Australia lepas landas untuk misi water bombing karhutla di Samarinda.

SAMARINDA — Tim gabungan lebih dulu menggelar briefing untuk menentukan titik sasaran sebelum Hercules C-130 lepas landas. Operasi udara dipusatkan pada area kebakaran yang berada di sekitar permukiman, bukan di kawasan hutan lepas.

Setiap satu sorti penerbangan, pesawat membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mengisi ulang air sebelum kembali menjalankan misi. Dalam sehari, armada tersebut direncanakan mampu melakukan hingga enam sorti.

Kapasitas 15.000 Liter Air per Sekali Terbang

Hercules C-130 memiliki kapasitas angkut air hingga 15.000 liter dalam sekali operasi. Kapasitas itu membuat satu sorti bisa menjangkau area kebakaran yang cukup luas dalam sekali penjatuhan.

Selain pesawat pemadam, Australia mengerahkan satu unit Cessna Citation sebagai pesawat pemandu. Operasi ini turut didukung 20 personel spesialis penerbangan dari New South Wales Rural Fire Service (NSW RFS), termasuk pilot dan kru penerbangan.

Dukungan Kemitraan BNPB-Australia Berlaku Tujuh Hari

Pengerahan Hercules C-130 merupakan bagian dari dukungan kemitraan internasional antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Australia dalam penanganan karhutla di Indonesia. Bantuan udara tersebut dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 6 hingga 12 November 2026.

BNPB bersama tim Australia dan unsur terkait akan terus berkoordinasi selama operasi pemadaman berlangsung. Koordinasi mencakup penentuan titik sasaran harian hingga evaluasi hasil penjatuhan air.

Mengapa Permukiman Jadi Prioritas Pemadaman

Dua titik api yang jadi sasaran prioritas berada di dekat permukiman warga. Pemantauan sebelum operasi memastikan lokasi kebakaran tidak meluas ke kawasan yang lebih padat penduduk.

Fokus pada area sekitar permukiman membuat dampak asap dan risiko kebakaran ke rumah warga menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan rencana sorti harian.

Follow halobontang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: komparasinews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks