BALIKPAPAN — Prakiraan BMKG untuk wilayah Kalimantan Timur menempatkan Mahakam Ulu sebagai satu-satunya daerah dengan potensi hujan ringan pada Selasa, 3 November 2026. Sembilan kabupaten/kota lain diprakirakan hanya mengalami kondisi udara kabur sepanjang hari.
Data prakiraan itu bersumber dari laman resmi BMKG. Suhu tertinggi di Kaltim tercatat mencapai 32 derajat Celsius, dengan Kutai Kartanegara menjadi wilayah terpanas.
Suhu 19–32 Derajat Celsius, Kelembapan Hingga 99 Persen
Rentang suhu udara di Kaltim pada Selasa berada di angka 19–32 derajat Celsius. Angka terendah 19 derajat Celsius umumnya muncul pada pagi hari di wilayah dataran tinggi.
Tingkat kelembapan udara diprakirakan bergerak di rentang 61–99 persen. Kelembapan mendekati 99 persen menandakan kandungan uap air di atmosfer cukup tinggi meski hujan tidak turun.
Mengapa Udara Kabur Mendominasi Kaltim?
Kondisi udara kabur di sembilan wilayah Kaltim berkaitan dengan kandungan partikel dan uap air di atmosfer. BMKG tidak merinci sumber partikel tersebut dalam prakiraan harian ini.
Bagi warga yang beraktivitas pagi, udara kabur bisa menurunkan jarak pandang di jalan. Pengendara disarankan menyalakan lampu kendaraan dan menjaga jarak aman.
Mahakam Ulu Jadi Satu-satunya Wilayah Berpotensi Hujan
Dari sepuluh wilayah yang masuk prakiraan BMKG, hanya Mahakam Ulu yang diprakirakan diguyur hujan ringan. Wilayah ini berada di bagian hulu Sungai Mahakam dengan tutupan hutan yang masih luas.
Hujan ringan di Mahakam Ulu berpotensi membuat jalan menuju permukiman pedalaman licin. Warga yang melintas jalur darat perlu memperhatikan kondisi permukaan jalan.
Imbauan BMKG untuk Warga Kaltim
BMKG mengimbau masyarakat memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala. Perhatian khusus diminta saat beraktivitas di luar ruangan dan ketika terjadi perubahan kondisi atmosfer.
Perubahan cuaca mendadak di wilayah Kaltim bisa memengaruhi jadwal penerbangan maupun pelayaran antarpulau. Prakiraan harian menjadi rujukan awal sebelum menentukan waktu keberangkatan.