KALIMANTAN TIMUR — Kabupaten dan Kota Kediri di Jawa Timur menyimpan ragam destinasi wisata yang memadukan alam pegunungan, arsitektur ikonik, dan rekreasi keluarga. Gunung Kelud menawarkan kawah dengan kubah lava, sementara Monumen Simpang Lima Gumul menjadi titik kumpul favorit warga. Kediri cocok jadi agenda liburan akhir pekan bagi traveler dari Surabaya maupun Malang.
Kabupaten Kediri dan Kota Kediri berada di jantung Jawa Timur, sekitar dua jam perjalanan darat dari Surabaya. Wilayah ini dikenal lewat julukan Kota Tahu, tetapi daya tariknya jauh lebih luas dari sekadar kuliner. Mulai dari monumen bergaya Eropa, kawasan gunung berapi aktif, air terjun tersembunyi di lereng Gunung Wilis, sampai taman rekreasi keluarga tersedia dalam satu kawasan.
Daya Tarik Utama: Monumen SLG hingga Kawah Kelud
Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) berdiri megah di tengah persimpangan lima arah dan jadi penanda paling mudah dikenali di Kediri. Bentuk bangunannya menyerupai Arc de Triomphe di Paris. Area terbuka di sekitarnya berfungsi sebagai ruang publik luas untuk bersantai, berswafoto, dan berburu kuliner khas.
Waktu paling ramai di SLG adalah saat matahari terbit dan menjelang malam. Pencahayaan monumen pada malam hari membuatnya sering jadi latar foto favorit pengunjung.
Bagi pencinta udara sejuk, kawasan Gunung Kelud menawarkan pesona alam yang berbeda. Akses menuju kawah kini jauh lebih nyaman dibandingkan masa pasca-erupsi. Dari titik parkir, pengunjung bisa menikmati pemandangan kubah lava yang terbentuk setelah letusan besar.
Di kaki gunung tersedia pemandian air panas alami. Wisatawan juga bisa menjajal jeep tour untuk menyusuri medan vulkanik di sekitar kawasan.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
- Berfoto di Monumen SLG pada pagi atau malam hari saat pencahayaan paling dramatis.
- Menikmati pemandangan kubah lava Gunung Kelud dari area kawah.
- Berkendara dengan jeep tour menyusuri kawasan vulkanik Kelud.
- Berendam di pemandian air panas alami di kaki Gunung Kelud.
- Berburu foto di hamparan taman bunga Wisata Agro Margomulyo, tak jauh dari kawasan Kelud.
- Trekking ringan menuju Air Terjun Dholo di kawasan Besuki, lereng Gunung Wilis.
- Belajar budidaya anggrek di Kampung Anggrek yang tertata dalam green house.
- Bermain wahana air di Kediri Waterpark bersama anak-anak.
Air Terjun Dholo dan Wisata Keluarga
Air Terjun Dholo terletak di kawasan Besuki, di lereng Gunung Wilis. Air jernih yang jatuh di antara pepohonan rimbun menciptakan suasana dingin khas pegunungan. Tempat ini jadi pilihan untuk melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.
Untuk liburan keluarga, Kampung Anggrek menyajikan edukasi budidaya berbagai jenis anggrek langka. Penataan green house-nya rapi dan cocok untuk anak-anak. Sementara Kediri Waterpark menyediakan beragam wahana air untuk remaja dan anak-anak.
Cara Menuju Lokasi
Kediri dapat dijangkau lewat jalur darat dari Surabaya dengan durasi sekitar dua jam, tergantung titik keberangkatan dan kondisi lalu lintas. Dari Malang, perjalanan darat juga menjadi opsi utama menuju kawasan ini.
Monumen SLG berada di Simpang Lima Gumul, terhubung langsung dengan jalan arteri utama sehingga mudah diakses kendaraan pribadi maupun bus antarkota. Kawasan Gunung Kelud berada lebih jauh ke arah pegunungan dan biasanya ditempuh dengan kendaraan pribadi atau jeep tour dari titik bawah.
Untuk rute transportasi umum dan shuttle terbaru menuju masing-masing destinasi, informasi terkini dapat dikonfirmasi via dinas pariwisata setempat.
Tiket Masuk & Jam Operasional
Bahan informasi yang tersedia belum mencantumkan tarif resmi dan jam operasional masing-masing destinasi. Wisatawan disarankan mengecek langsung ke pengelola atau dinas pariwisata Kediri sebelum berangkat, terutama untuk kawasan Gunung Kelud yang jam bukanya bisa berubah mengikuti kondisi vulkanik.
Tips Berkunjung
Datang ke Monumen SLG pada pagi hari untuk menghindari keramaian sekaligus mendapat cahaya terbaik untuk foto. Untuk Gunung Kelud, siapkan jaket karena suhu di kawasan kawah jauh lebih dingin dibanding kota. Bawa alas kaki yang nyaman jika berencana trekking ke Air Terjun Dholo.
Perhatikan etika di ruang publik seperti SLG dan kawasan wisata edukasi seperti Kampung Anggrek. Jangan memetik bunga atau merusak tanaman saat berfoto.
Wisata kuliner wajib ditutup dengan mencicipi Tahu Taqwa dan Tahu Pong. Keduanya punya tekstur renyah di luar dan lembut di dalam, dan paling dicari sebagai buah tangan.
Durasi ideal untuk menjelajahi Kediri adalah dua hingga tiga hari. Hari pertama bisa diisi Monumen SLG dan wisata kuliner kota, hari kedua eksplorasi Gunung Kelud dan Wisata Agro Margomulyo, lalu hari ketiga Air Terjun Dholo serta wisata keluarga di Kampung Anggrek atau Kediri Waterpark.