Pencarian

Presiden Prabowo Berseloroh Kapolri dan Panglima TNI Sulit Dicopot karena Namanya Mirip Dirinya

Rabu, 24 Juni 2026 • 12:54:01 WIB
Presiden Prabowo Berseloroh Kapolri dan Panglima TNI Sulit Dicopot karena Namanya Mirip Dirinya
Presiden Prabowo menyampaikan sambutan di PENAS Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo.

KALIMANTAN TIMUR — Dalam sambutan di hadapan puluhan ribu peserta PENAS, Prabowo memperkenalkan jajaran pejabat yang hadir. Saat menyebut Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ia menyelipkan candaan yang disambut meriah.

"Panglima TNI ada Subiyanto-nya, Kapolri ada Prabowo-nya. Susah kalau diganti ya," kata Prabowo dari panggung utama Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Kombinasi Nama yang Disengaja atau Kebetulan?

Prabowo merangkai nama kedua jenderal itu menjadi "Prabowo Subianto" — nama lengkap dirinya. "Panglima TNI Agus Subiyanto, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo," ujarnya memperkenalkan.

Guyonan ini sontak memicu tawa dan tepuk tangan dari ribuan petani dan nelayan yang memenuhi arena. Suasana santai langsung tercipta di tengah agenda resmi yang membahas ketahanan pangan nasional.

Puluhan Ribu Peserta Sambut Kedatangan Presiden

Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 11.20 WITA dengan baju safari dan peci cokelat. Ia langsung disambut sorak-sorai serta tepuk tangan dari peserta yang sudah menunggu sejak pagi.

Presiden menyempatkan diri menyalami sejumlah warga di barisan depan dan melambaikan tangan ke arah kerumunan. Acara ini dihadiri pula oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Agenda Strategis di Balik Guyonan Presiden

PENAS Petani dan Nelayan XVII bukan sekadar seremoni. Kegiatan ini dirancang sebagai forum pertukaran inovasi dan teknologi pertanian, dialog antara pemangku kebijakan dan pelaku usaha, serta penguatan jejaring kemitraan untuk mendukung produktivitas pangan nasional.

Guyonan Prabowo soal nama Kapolri dan Panglima TNI memang mencuri perhatian. Namun di balik itu, pemerintah menargetkan percepatan kemandirian pangan melalui program-program yang dipaparkan dalam forum ini.

Sejumlah menteri yang diperkenalkan setelah Prabowo — seperti Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono — mendapat sambutan serupa dari peserta. Ini menandakan antusiasme publik terhadap arah kebijakan pangan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks