Pencarian

Harga Pertamax Naik Rp3.950 Per Liter, Ini 5 Cara Mengemudi agar Lebih Irit BBM

Kamis, 11 Juni 2026 • 05:43:01 WIB
Harga Pertamax Naik Rp3.950 Per Liter, Ini 5 Cara Mengemudi agar Lebih Irit BBM
Harga Pertamax RON 92 naik Rp3.950 per liter mulai 10 Juni 2024 di Kalimantan Timur.

KALIMANTAN TIMUR — Pertamina resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi per hari ini, Rabu (10/6). Kenaikan paling tajam terjadi pada Pertamax RON 92: melonjak Rp3.950 per liter. Pertamax Green RON 95 juga naik Rp4.100 menjadi Rp17.000 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex bertahan di harga lama.

Tekanan Angin Ban: Ringan vs Aman

Tekanan udara ban adalah faktor sederhana yang kerap diabaikan. Ban kurang angin meningkatkan hambatan gulir, membuat mesin bekerja lebih berat, dan konsumsi BBM otomatis membengkak.

Sebaliknya, tekanan angin lebih tinggi dari rekomendasi pabrikan memang membuat mobil terasa lebih ringan dan irit. Namun risikonya serius: traksi berkurang, stabilitas menurun, suspensi terasa keras. Patuhi angka rekomendasi di stiker pintu atau buku manual.

AC Bukan Musuh, Bijaklah Menggunakannya

Kompresor AC membebani mesin, terutama saat mobil baru dinyalakan setelah terparkir di bawah terik. Jangan langsung menekan tombol AC. Buka semua jendela, jalankan mobil beberapa saat agar udara panas keluar. Baru setelah suhu kabin mulai nyaman, AC bisa diaktifkan.

Cara ini mengurangi beban awal mesin dan menghemat bahan bakar tanpa mengorbankan kenyamanan.

Mode ECO Bukan Mode Balap

Mobil modern umumnya dibekali fitur ECO mode. Fungsinya membatasi respons pedal gas dan mengoptimalkan perpindahan gigi pada transmisi otomatis agar konsumsi BBM lebih rendah. Konsekuensinya, akselerasi terasa lebih lamban. Ini wajar.

Sesuaikan gaya mengemudi: injak gas secara gradual, bukan diinjak dalam-dalam. Untuk mobil tanpa mode ECO, disiplin mengontrol kaki kanan menjadi kunci. Hindari akselerasi agresif dan pengereman mendadak. Gerakan pedal yang halus dan antisipatif bisa menekan konsumsi BBM hingga 10–20 persen.

Barang di Kabin Bikin Boros, Begini Hitungannya

Semakin berat mobil, semakin banyak energi yang dibutuhkan untuk menggerakkannya. Mulai sekarang, periksa kembali barang di bagasi dan kabin. Singkirkan perlengkapan yang tidak benar-benar dibutuhkan untuk perjalanan harian. Efeknya kecil per barang, tetapi akumulasinya terasa dalam perjalanan panjang atau macet.

Modifikasi yang Bikin Dompet Menangis

Memodifikasi mobil seringkali berbanding terbalik dengan efisiensi BBM. Pelek ukuran lebih besar menambah bobot dan hambatan putar. Roof rack dan roof box selain menambah bobot, juga merusak aerodinamika. Pada kecepatan tinggi, hambatan udara meningkat drastis dan mesin bekerja ekstra keras.

Jika tujuan utama saat ini adalah menekan pengeluaran BBM, mengembalikan mobil ke kondisi standar pabrik adalah langkah paling logis.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks