PASER — Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kabupaten Paser, Abdi Permana, menyebut peringatan Haornas tahun ini selaras dengan persiapan Bumi Daya Taka menyambut Porprov. Tema nasional "Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar" dinilai sejalan dengan target daerah sebagai tuan rumah pesta olahraga antar-kabupaten/kota se-Kaltim itu.
Berbagai rencana kegiatan untuk membudayakan keolahragaan dalam rangka Haornas terpaksa ditiadakan. Abdi menjelaskan, langkah ini diambil lantaran efisiensi anggaran yang tengah diprioritaskan untuk kebutuhan Porprov.
Meski agenda utama Haornas urung dilaksanakan, Disporapar Paser tetap membantu sejumlah kegiatan yang digagas penggiat olahraga masyarakat. Bantuan diberikan dalam bentuk dukungan penyelenggaraan, bukan pendanaan penuh dari kas daerah.
"Tetapi ada beberapa kegiatan masyarakat yang bermohon kepada kami untuk bisa di-support seperti kejuaraan zumba, dan aerobik. Itu insyaallah akan dilaksanakan pada tanggal 19 ini, itu secara swadaya masyarakat," ujar Abdi saat ditemui rri.co.id.
Abdi menegaskan bahwa semangat Haornas harus berbanding lurus dengan kesiapan mental para atlet Paser. Kondisi keuangan daerah yang terbatas tidak boleh dijadikan alasan menurunnya intensitas latihan menuju Porprov.
"Momentum Porprov ini harapannya dikaitkan dengan Haornas ini selaras saja, seiring dan sejalan artinya olahraga tetap kita laksanakan meskipun di tengah kondisi anggaran yang terbatas," tuturnya.
Ia menambahkan, pembudayaan olahraga di masyarakat sejatinya sudah berjalan. Buktinya, Komplek GOR Sadurengas selalu ramai dikunjungi warga yang berolahraga mandiri setiap sore hari.
"Jadi, memang sejalan dengan semangat untuk mengolahragakan masyarakat," kata Abdi menambahkan.
Momentum menjadi tuan rumah Porprov tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi antar-atlet. Pemerintah Kabupaten Paser, melalui komitmen bupati, menjadikan even ini sebagai pijakan awal mewujudkan visi Paser sebagai daerah sport tourism ke depan.
Oleh karena itu, Abdi berharap seluruh insan olahraga, khususnya atlet berprestasi, menjadikan Haornas sebagai pemicu untuk terus menjalankan program pelatihan secara intensif dan berkesinambungan. Targetnya bukan sekadar tampil di Porprov, melainkan membangun budaya latihan berkelanjutan yang berdampak jangka panjang bagi kemajuan olahraga Paser.