SAMARINDA — Ratusan peserta menempuh rute sepanjang lebih dari 17 kilometer yang membentang dari Kolam Renang Ulin Arya di Jalan PM Noor hingga Depot Jamu Tjap Nyonya Kaya. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antarpegawai dan komunitas pesepeda dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Start dilepas dari kawasan Sempaja Selatan, rombongan menyusuri perumahan Bumi Sempaja dan Griya Mukti Sejahtera sebelum tiba di checkpoint pertama, Kata Cafe & Eatery Betapus. Panitia menyediakan buah segar dan minuman untuk memulihkan tenaga peserta setelah menempuh enam kilometer pertama.
Tantangan sesungguhnya dimulai pada etape menuju Rumah Ulin Arya. Kontur jalan menanjak di simpang tiga Bayur memaksa sejumlah peserta menuntun sepeda mereka. Setibanya di lokasi, para pegowes diberi waktu 30 menit untuk mengeksplorasi destinasi wisata tersebut.
Perjalanan berlanjut ke Naureen Mini Garden di Jalan Padat Karya, Sempaja Utara. Di sini, peserta bisa menikmati terapi gigitan ikan di kolam refleksi. Medan yang cukup berat membuat panitia mengerahkan empat unit ambulans siaga dari PWI Kaltim Peduli, Ika Pakarti, RS Hermina, dan RSJ Atma Husada Mahakam, serta mobil evakuasi untuk menjemput peserta yang kelelahan.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, Muhammad Faisal, menyebut kegiatan ini akan dijadikan program rutin bulanan dengan rute yang terus berganti. Bulan depan, eksplorasi akan menyasar wisata di Tenggarong, kemudian menyusul daerah lain di Kalimantan Timur.
"Kalau pelaksanaan kembali ke Kota Samarinda, kita akan cari rute lain dan destinasi wisata lain sebagai checkpoint," ungkap Faisal.
Etape terakhir berakhir di Depot Jamu Tjap Nyonya Kaya dengan suguhan es sirup bunga telang yang kaya antioksidan. Peserta dari Alaya Biker, Deni Hartono, mengapresiasi acara ini karena menjadi ruang silaturahmi sekaligus mengenal tempat wisata di Kota Tepian.
"Kita lama tidak ada event gowes. Dengan gowes wisata ini, walau tidak ada hadiah, kita cukup puas bersilaturahmi dan mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di Kota Samarinda. Semoga bisa dilaksanakan secara rutin minimal sebulan sekali," pungkasnya.