SANGATTA — Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud resmi membuka Porprov KORPRI Kaltim IV/2026 yang digelar di Lapangan Olahraga Kantor Bupati Kutai Timur, kawasan Teluk Lingga. Pembukaan berlangsung meriah dengan parade kontingen dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Kutai Barat.
Kontingen Kubar tampil penuh percaya diri dalam upacara pembukaan. Kepala Dispora Kutai Barat Gamas Laden memimpin langsung barisan atlet dan ofisial daerah tersebut.
Lebih dari Sekadar Prestasi: Ajang Silaturahmi Antar-ASN
Keikutsertaan Kubar disebut sebagai wujud komitmen mendorong sportivitas di kalangan aparatur sipil negara. Partisipasi itu tidak semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarpegawai pemerintah daerah.
Ribuan ASN dari berbagai daerah di Kaltim berkumpul untuk berkompetisi sekaligus mempererat persaudaraan melalui ajang olahraga tersebut.
Pesan Gubernur: Sportivitas Dibawa Sampai ke Meja Kerja
Rudy Mas'ud memberikan apresiasi kepada tuan rumah Kutai Timur serta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan ajang olahraga itu. Dia berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas.
Gubernur juga berharap Porprov IV KORPRI Kaltim 2026 menjadi ajang persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (Pornas) KORPRI mendatang di Lampung.
"Nilai-nilai disiplin, kejujuran, kerja sama, dan semangat pantang menyerah di arena pertandingan harus bisa diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai pelayan masyarakat," pesan Rudy di hadapan ribuan ASN.
Filosofi Maskot Buaya Berseragam KORPRI
Gubernur menjelaskan filosofi maskot Porprov IV KORPRI Kaltim 2026, yakni seekor buaya berseragam KORPRI. Maskot tersebut melambangkan ketenangan, kesabaran, ketegasan, ketangguhan, dan kemampuan beradaptasi.
Nilai-nilai itu diharapkan menjadi cerminan karakter unggul ASN di Kaltim.
Kutai Timur Siapkan Fasilitas hingga Kebersihan Lingkungan
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah. Dia menekankan pentingnya koordinasi dan persiapan matang.
Persiapan itu mencakup fasilitas pertandingan, ketepatan jadwal, pelayanan kesehatan, hingga kebersihan lingkungan. Seluruh aspek tersebut diperlukan untuk memastikan kenyamanan para peserta dan tamu dari berbagai daerah.