KALIMANTAN TIMUR — Polres Malang mengerahkan 1.111 personel gabungan lintas sektor untuk mengawal laga Derbi Jawa Timur antara Arema FC dan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Jumat (18/9/2026). Pengamanan tidak hanya berfokus pada 90 menit pertandingan, tetapi juga sejak penonton masuk hingga arus kepulangan usai laga.
Persiapan pengamanan duel bertensi tinggi itu dimatangkan lewat Rapat Koordinasi Eksternal di Mapolres Malang pada Rabu (16/9/2026). Rakor lintas sektoral tersebut dihadiri perwakilan Polda Jatim, jajaran TNI, Pemkab Malang, Panitia Pelaksana (Panpel), steward, hingga pengurus Presidium Aremania.
Kapolres Malang, AKBP Rulian Syauri, menegaskan seluruh elemen pengamanan telah menyepakati pembagian porsi tugas di lapangan.
"Kami ingin pertandingan berjalan aman, tertib, dan nyaman. Seluruh unsur yang terlibat sudah kami koordinasikan dan masing-masing memahami tugasnya," kata AKBP Rulian Syauri, Kamis (17/9/2026).
1.111 Personel Disebar ke Titik Krusial Stadion Kanjuruhan
Pasukan pengamanan terdiri atas jajaran Polri, prajurit TNI, serta instansi dinas terkait di lingkungan Pemkab Malang. Ribuan personel itu ditempatkan di sejumlah titik krusial, mulai dari alur pengaturan lalu lintas, pintu penyaringan penonton, hingga pengawalan rombongan bus kedua tim.
Polisi juga menggelar patroli mobile mengelilingi kawasan luar stadion untuk mengantisipasi potensi kerawanan.
"Petugas akan bergerak cepat sesuai kebutuhan di lapangan, agar pertandingan serta aktivitas masyarakat sekitar tetap lancar," ujar Rulian.
Pemeriksaan Tiket dan Barang Bawaan Diperketat di Gate Masuk
Proses pemeriksaan penonton di pintu masuk diserahkan penuh kepada Panpel dan petugas steward. Pemeriksaan tiket dilakukan ketat sebagai syarat mutlak memasuki tribun.
Barang berbahaya seperti minuman keras, narkoba, senjata tajam, hingga petasan dilarang keras menembus area dalam stadion. Aturan itu ditegakkan untuk mencegah insiden yang bisa mengganggu jalannya pertandingan.
Antisipasi Kepadatan Pascamatch hingga Kesiapan Tim Medis
Usai pertandingan, personel pengamanan bertugas mengurai kepadatan arus lalu lintas di persimpangan jalan keluar Kepanjen. Titik itu dikenal menjadi jalur utama bagi ribuan penonton yang pulang bersamaan.
Sisi medis pun tak luput dari perhatian. Tim Dokkes Polres Malang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menyiagakan armada ambulans dan fasilitas medis darurat di sekitar stadion.
Imbauan untuk Aremania: Dukung Singo Edan secara Sportif
AKBP Rulian Syauri mengimbau seluruh Aremania dan Aremanita memberikan dukungan penuh kepada Singo Edan secara sportif dan tertib.
"Persiapan kami arahkan pada kelancaran seluruh rangkaian pertandingan. Harapannya masyarakat bisa menikmati laga dengan aman dan nyaman," tutup Kapolres.
Laga Arema FC melawan Persik Kediri menjadi salah satu duel bertensi tinggi di kompetisi musim ini. Kehadiran ribuan suporter kedua tim membuat kesiapan pengamanan sejak jauh hari menjadi faktor penentu kelancaran pertandingan.