Pemerintah Kota Balikpapan menanam 4.200 bibit pohon di sejumlah ruang terbuka sebagai bagian dari program edukasi lingkungan bertajuk Gembira Ceria. Gerakan ini melibatkan anak usia dini dari berbagai PAUD untuk menumbuhkan kesadaran menjaga alam sejak belia. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan kegiatan ini akan diperluas hingga akhir tahun ke seluruh sekolah PAUD negeri maupun swasta.
BALIKPAPAN — Sebanyak 4.200 bibit pohon ditanam serentak di sejumlah titik ruang terbuka Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu. Langkah ini merupakan bagian dari program Gerakan Menanam Bersatu, Ciptakan Generasi Peduli dan Lingkungan (Gembira Ceria) yang menyasar anak-anak usia dini.
Jenis pohon yang ditanam meliputi trembesi, ketapang kencana, tabebuya, serta tanaman peneduh lain yang disesuaikan dengan kondisi lahan di setiap kecamatan. Kegiatan ini melibatkan sinergi antara guru, orang tua, dan komunitas lingkungan setempat.
Membangun Karakter Peduli Lingkungan Sejak Dini
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan gerakan ini bukan sekadar aktivitas fisik menanam pohon, melainkan upaya membangun karakter peduli lingkungan kepada generasi penerus. Menurutnya, anak-anak harus tumbuh dengan kesadaran menjaga alam sejak kecil.
"Anak-anak harus tumbuh dengan kesadaran menjaga alam. Menanam pohon adalah langkah sederhana tetapi berdampak besar," ujarnya di Balikpapan, Sabtu.
Rahmad menilai literasi lingkungan bagi anak usia dini ini perlu diperluas agar menjadi budaya yang mengakar di dalam keluarga. Ia berharap kebiasaan baik ini tidak berhenti di sekolah, tetapi terbawa hingga ke rumah masing-masing.
Pengalaman Langsung Membentuk Kebiasaan Baik
Ketua Bunda PAUD Kota Balikpapan Nurlena Rahmad Mas’ud menyebut kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak dalam merawat lingkungan sekitar. Anak-anak dapat melihat sendiri bagaimana proses menanam dan merawat pohon.
"Anak-anak melihat sendiri bagaimana menanam dan merawat pohon. Itu membentuk kebiasaan baik sejak dini," kata Nurlena.
Di lokasi penanaman, sejumlah orang tua tampak mendampingi anak-anak mereka. Para orang tua berharap edukasi ekologi seperti ini dapat menjadi rutinitas berkala di sekolah, bukan hanya acara seremonial sekali jalan.
Target Penanaman di Seluruh PAUD Hingga Akhir Tahun
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan menyatakan gerakan ini akan berlanjut hingga akhir tahun. Targetnya, penanaman pohon dilakukan di seluruh PAUD negeri maupun swasta di kota tersebut.
Pemantauan juga akan dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik. Aksi ini diakhiri dengan komitmen bersama dari seluruh pihak untuk merawat bibit yang ditanam sebagai bagian dari pembelajaran berkelanjutan.