KALIMANTAN TIMUR — Hatch 2026 dirancang untuk mengisi celah yang kerap membuat startup stagnan: produk sudah berjalan dan pengguna mulai bertambah, tetapi model bisnis belum teruji, unit economics belum jelas, serta catatan keuangan dan tata kelola masih lemah. Padahal, tiga hal tersebut menjadi syarat mutlak saat berhadapan dengan investor atau masuk program akselerasi.
Ketua Tim Akselerasi Startup Digital Komdigi, Anka Raharja, menegaskan bahwa tata kelola menjadi kunci utama memulihkan kepercayaan investor terhadap ekosistem startup digital nasional. "Startup yang dikelola secara disiplin dan transparan akan lebih siap tumbuh secara berkelanjutan," ujarnya, Jumat (21/8/2026).
Empat Modul Inti dan Pendekatan Mentor-First
Program berlangsung selama 12 minggu secara daring, sehingga dapat diikuti pendiri dari berbagai daerah. Setiap startup terpilih akan didampingi satu mentor khusus dengan minimal dua sesi one-on-one per minggu, total 24 sesi selama program berjalan.
Sebelum memulai, peserta menjalani Fundamental Readiness Assessment yang memetakan lima dimensi: kejelasan model bisnis, fondasi pasar, unit economics, sinyal product-market fit, dan kesiapan tata kelola. Hasil