Pencarian

Ada Batik Kudungga hingga Sarung Tenun Rahmadina: 15 UMKM dan 3 Barista Kaltim Tembus Karya Kreatif Indonesia 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 • 14:11:01 WIB
Ada Batik Kudungga hingga Sarung Tenun Rahmadina: 15 UMKM dan 3 Barista Kaltim Tembus Karya Kreatif Indonesia 2026
Ada Batik Kudungga hingga Sarung Tenun Rahmadina: 15 UMKM dan 3 Barista Kaltim Tembus Karya Kreatif Indonesia 2026

Sebanyak 15 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan serta tiga barista terbaik asal Kalimantan Timur (Kaltim) resmi berlaga di ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang digelar di Jakarta pada 20–23 Agustus 2026. Keikutsertaan ini menjadi upaya daerah memperluas pasar produk lokal ke tingkat nasional hingga ekspor.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltim Jajang Hermawan menyebut keikutsertaan delegasi daerah ini bukan sekadar seremoni. Ia menggarisbawahi momentum ini dipakai untuk membangun jejaring usaha sekaligus membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.

SAMARINDA — Deretan produk unggulan Kalimantan Timur mulai dari wastra, kriya, fesyen, hingga makanan olahan kini dipamerkan di panggung nasional. Mereka tampil dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang dibuka langsung oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti.

"Di Kalimantan Timur, penguatan UMKM diarahkan untuk mengoptimalkan kekayaan budaya dan potensi unggulan daerah melalui peningkatan kapasitas dan kualitas usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, serta akselerasi digitalisasi," ujarnya di Samarinda, Jumat.

Produk Lokal yang Dibawa ke Jakarta

Hal ini dinilai penting untuk memberi nilai tambah bagi perekonomian daerah. Jajang melanjutkan, BI Kaltim berkomitmen memperkuat pembinaan secara menyeluruh agar para pelaku usaha semakin adaptif dan inovatif.

Produk yang ditampilkan mencakup kerajinan tangan khas daerah hingga minuman olahan berbasis potensi lokal. Sederet nama UMKM binaan BI Kaltim yang tampil antara lain Putri Mahakam, Pokan Takaq, Sarung Tenun Rahmadina, Qisbelin, Loa Honey, CV Matan Gallery, Manika Kaltim, dan Kudungga Batik.

Talenta Kopi Kaltim Tembus 24 Besar

Ketiganya berhasil menyisihkan ratusan peserta dari berbagai daerah dalam kompetisi yang menjadi bagian dari program KKI. "Capaian ini menunjukkan ekosistem kopi dan talenta kreatif di Kaltim semakin berkembang," kata Jajang.

Partisipasi Kaltim tidak hanya dari sektor kerajinan. Tiga barista lokal, yakni Nanda Danuarta, M. Al Ghifari, dan Joese Andrew Josly Kansil, sukses menembus babak 24 besar Cangkir Barista Championship 2026 tingkat nasional.

Ia memandang keikutsertaan para barista ini membuka peluang peningkatan kapasitas, jejaring, dan daya saing pelaku industri kopi daerah di panggung nasional.

Skala Ajang dan Target Nasional

Ajang tahunan ke-11 ini juga memperkenalkan sejumlah program baru seperti Cangkir Barista dan Citra Nusa. Selain itu, KKI 2026 mengusung konsep KKI Bijak dengan prinsip bebas emisi dan nihil sampah ke tempat pembuangan akhir.

Secara nasional, pameran luring KKI 2026 diikuti lebih dari 550 UMKM, sementara pameran daring melibatkan lebih dari 1.300 UMKM. Jumlah ini meningkat signifikan dibanding KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM luring dan 1.100 UMKM daring.

Sektor ini menjadi pilar perekonomian nasional dengan jumlah pelaku usaha mencapai 64 juta, menyerap 97 persen tenaga kerja, serta berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Destry Damayanti menyebut KKI 2026 merupakan wadah sinergi lintas sektor untuk memacu UMKM agar bangkit dan tangguh.

Follow halobontang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks