KALIMANTAN TIMUR — Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) merilis data distribusi terbaru untuk periode Juni 2026. Penjualan domestik mencapai 515.136 unit, naik dari 479.388 unit pada bulan sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan permintaan roda dua masih solid di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Februari 2026 Masih Pegang Rekor Penjualan Bulanan
Meski Juni mencatat pertumbuhan, bulan tersebut belum mampu menggeser posisi Februari sebagai puncak penjualan tahun ini. Februari 2026 menjadi bulan dengan distribusi tertinggi, yakni sekitar 587 ribu unit. Angka itu hampir 14 persen lebih tinggi dibanding realisasi Juni.
Secara kumulatif, total penjualan Januari hingga Juni 2026 mencapai 3.129.587 unit. Angka ini naik tipis 0,8 persen atau bertambah 24.958 unit dibanding semester I 2025 yang tercatat 3.104.629 unit. Pertumbuhan year on year ini menandakan pasar masih bertahan, meski lajunya melambat.
Ekspor Motor CBU Anjlok 9,3 Persen
Berbanding terbalik dengan pasar domestik, kinerja ekspor sepeda motor dalam bentuk utuh (CBU) justru melemah. AISI mencatat ekspor Juni 2026 hanya 50.067 unit, turun 9,3 persen dari realisasi bulan sebelumnya. Penurunan ini mengindikasikan permintaan dari pasar luar negeri masih menghadapi tekanan.
Kondisi ini membuat industri roda dua nasional makin bergantung pada konsumen dalam negeri. Jika tren ekspor belum membaik, produsen diprediksi akan lebih agresif menggenjot penjualan lokal melalui peluncuran model baru dan program promosi.
Jakarta Fair Jadi Katalis Penjualan Juli 2026
Memasuki Juli, optimisme mulai muncul. Beberapa Agen Pemegang Merek (APM) sudah mulai meluncurkan produk anyar untuk menarik minat pembeli. Salah satu lokomotif penjualan bulan ini adalah ajang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026.
Main Dealer Honda Jakarta-Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), misalnya, berhasil membukukan penjualan lebih dari 2.700 unit hanya dalam pekan kedua penyelenggaraan JFK. Capaian itu membuktikan bahwa minat masyarakat terhadap pembelian motor masih tinggi, terutama saat promo dan model baru tersedia di satu tempat.
Jika tren peluncuran produk dan pameran otomotif berlanjut, penjualan Juli 2026 berpotensi melampaui capaian Juni. Hal ini sekaligus membuka peluang bagi industri untuk mempertahankan pertumbuhan positif hingga akhir tahun.