Pencarian

Pemkot Bontang Kerahkan 142 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Target Data Seluruh Pelaku Usaha dari Mikro hingga Besar

Selasa, 16 Juni 2026 • 21:19:02 WIB
Pemkot Bontang Kerahkan 142 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Target Data Seluruh Pelaku Usaha dari Mikro hingga Besar
Wali Kota Bontang pimpin apel persiapan 142 petugas sensus ekonomi 2026 di Kantor DPMPTSP.

BONTANG — Pemerintah Kota Bontang memastikan kesiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan mengerahkan 142 petugas lapangan. Mereka akan menyisir seluruh wilayah kota untuk mendata setiap pelaku usaha, mulai dari warung kecil hingga perusahaan besar.

Apel persiapan akhir dipimpin langsung Wali Kota Neni Moerniaeni di Kantor DPMPTSP Bontang, Senin (15/6/2026). Hadir pula jajaran Forkopimda, Kepala BPS Bontang Nur Wahid, dan Ketua Tim Pelaksana SE2026 Bontang Dwi Cahyo Firmansyah.

Perubahan Ekonomi Satu Dekade Terakhir Jadi Fokus Utama

Menurut Neni, sensus kali ini menjadi momentum penting untuk merekam pergeseran ekonomi yang terjadi dalam sepuluh tahun terakhir. Perkembangan teknologi, maraknya transaksi digital, dan perubahan pola usaha masyarakat disebut sebagai fenomena yang harus tertangkap data secara akurat.

“Sepuluh tahun terakhir, kondisi perekonomian mengalami perubahan mendasar. Perkembangan teknologi informasi, pergeseran pola transaksi, dan tumbuhnya ekonomi digital telah membentuk wajah baru perekonomian kita,” ujar Neni dalam sambutannya.

Petugas Lapangan Jadi Ujung Tombak Pendataan

Neni menekankan bahwa keberhasilan sensus bergantung pada dedikasi para petugas di lapangan. Ia meminta mereka bekerja profesional, memastikan tidak ada satu pun pelaku usaha yang terlewat — dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga perusahaan berskala besar.

“Saudara adalah ujung tombak keberhasilan SE2026. Keberhasilan sensus bergantung pada dedikasi dan integritas saudara. Kenakan atribut resmi, bawa surat tugas, dan tunjukkan sikap sopan. Jadilah duta statistik yang baik,” tegasnya.

Data Jadi Acuan Kebijakan Pembangunan Ekonomi

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Ini menjadi sensus ekonomi kelima yang digelar di Indonesia. Neni menjelaskan, data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

Apel ditutup dengan penyematan atribut secara simbolis kepada perwakilan petugas lapangan. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada peserta pelatihan sebagai bentuk apresiasi atas kesiapan mereka menjalankan tugas pendataan di seluruh wilayah Bontang.

Bagikan
Sumber: cuitankaltim.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks