BALIKPAPAN — Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Dr Seno Aji, resmi memimpin Dewan Pertimbangan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) periode 2026-2029. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Rektor ITK, Prof Dr rer nat Agus Rubiyanto, di sela acara pemilihan dan pengukuhan dewan di Kampus ITK Km 15, Karang Joang, Balikpapan Utara, Rabu (10/6/2026).
Struktur kepengurusan dewan ini melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dan swasta. Tjia Daniel Wirawan, Direktur PT Wulandari Bangun Laksana (BSB), ditunjuk sebagai Wakil Ketua. Sementara itu, mantan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi didapuk menjadi Sekretaris, menggantikan usulan awal Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltim, Dr Dasmiah.
Janji Lahan 300 Hektare yang Belum Terealisasi
Dalam forum tersebut, Rizal Effendi yang pernah terlibat dalam pendirian ITK pada 2011 mengingatkan soal lahan kampus yang belum rampung. “Pemkot Balikpapan dan Pemprov Kaltim masih terutang lahan dengan IKN,” katanya.
Saat ini, lahan Kampus ITK baru sekitar 60 hektare. Padahal, Gubernur Kaltim era Awang Faroek Ishak pernah berkomitmen menyediakan lahan seluas 300 hektare. Komitmen itu sempat tertuang dalam surat pernyataan kesanggupan kepada Menteri Pendidikan M Nuh kala itu.
ITK Butuh Rp3 Triliun untuk Pembangunan
Rektor ITK, Prof Agus Rubiyanto, memaparkan perkembangan kampus yang baru berusia 12 tahun. Ia menyebutkan, pada 2025 ITK menerima lebih dari 2.000 mahasiswa baru yang tersebar di tiga fakultas: Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Fakultas Pembangunan Berkelanjutan, serta Fakultas Rekayasa dan Teknologi Industri.
Kampus ini sudah memiliki 26 program studi (prodi) terakreditasi dan mengusulkan lima prodi baru, yakni Teknik Geomatika, Teknologi Informasi, Teknik Biomedis, Transportasi Laut, dan Sistem Perkapalan. “ITK merupakan perguruan tinggi dengan akreditasi internasional terbanyak di Kaltim,” ujar Agus.
Meski begitu, rektor mengakui masih banyak kebutuhan mendesak. “Masih banyak yang harus dibangun dan diadakan agar ITK benar-benar menjadi institut teknologi yang maju dan kuat,” katanya. Kebutuhan pembangunan infrastruktur dan pengembangan kampus disebut mencapai Rp3 triliun.
Dies Natalis ke-12: Orasi Ilmiah AHY
ITK juga bersiap menyambut Dies Natalis ke-12 pada 6 Oktober 2026. Rencananya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), akan menyampaikan orasi ilmiah. Kehadiran AHY dinilai simbolis karena ayahnya, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, merupakan pencetus berdirinya ITK.
Dewan Pertimbangan: Tugas Non-Pendidikan
Dewan Pertimbangan ITK bertugas memberi saran dan pertimbangan kepada rektor dalam aspek non-pendidikan. Selain Wagub Seno Aji, dewan ini juga diisi sejumlah tokoh, termasuk anggota Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Guru Besar Unmul Prof Bohari Yusuf, serta perwakilan pengusaha seperti Dirut PT Kideco Jaya Agung dan Dirut PT Persada Aman Sentosa.
Sejumlah pejabat penting seperti Gubernur Kaltim, Pangdam VI/Mulawarman, dan Kapolda Kaltim tidak bisa hadir dan menugaskan perwakilan. Anggota dewan lainnya, seperti Hetifah Sjaifudian dan Satria Jaya Negara, mengikuti acara secara daring melalui Zoom.