SAMARINDA — Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud memastikan pembenahan lampu Stadion Segiri menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Langkah ini diambil setelah Borneo FC memastikan tiket ke kompetisi Asia musim depan.
“Lampu segera kita benahin, segera ya. Nanti teknisnya kita atur bagaimana Stadion Segiri bisa digunakan Borneo FC untuk liga Asia pada Juli nanti,” ujar Rudy saat menghadiri acara nonton bareng (nobar) laga Borneo FC melawan Persijap Jepara di Hotel Claro Pandurata, Samarinda, Minggu (17/5/2026) malam.
Standar AFC 1.200 Lux, Stadion Segiri Baru 900 Lux
Kapasitas pencahayaan Stadion Segiri saat ini baru mencapai 900 lux. Angka itu sebenarnya sudah melampaui standar minimal liga domestik yang mensyaratkan 800 lux, namun masih jauh dari ketentuan AFC dan AFF yang mewajibkan minimal 1.200 lux untuk pertandingan level Asia.
Kondisi ini menjadi kendala teknis yang harus segera diatasi. Jika tidak diperbaiki, Borneo FC terancam tidak bisa menjamu lawan-lawannya di Stadion Segiri dan harus mencari kandang alternatif di luar Kaltim.
Gubernur Nobar Lesehan Bareng Pusamania, Janji Siapkan Fasilitas Nobar Tetap
Dalam kesempatan yang sama, Rudy yang mengenakan kaos oranye kebanggaan Borneo FC duduk lesehan bersama ratusan suporter Pusamania. Meski laga tandang melawan Persijap berakhir imbang 0-0, atmosfer tetap meriah karena hasil itu memastikan Pesut Etam menjadi runner-up BRI Super League musim 2025/2026.
“Tapi kita tetap tampil di liga Asia ya,” ucap Rudy dengan senyum bangga.
Seorang suporter bernama Mario menyampaikan aspirasi langsung kepada gubernur di sela-sela rehat pertandingan. Ia memohon agar sistem pencahayaan Stadion Segiri segera dibenahi. Rudy pun merespons cepat dengan janji koordinasi kilat bersama instansi terkait.
Tidak Hanya Lampu, Gubernur Siapkan Gedung Nobar Resmi untuk Suporter
Selain garansi perbaikan stadion, Rudy juga membawa kabar baik bagi komunitas suporter. Ia berharap Auditorium Sempaja (eks Hotel Atlet) di Kompleks GOR Kadrie Oening bisa dijadikan wadah resmi nobar setiap kali Borneo FC bertanding tandang.
“Mudah-mudahan setiap Borneo FC tandang ke kota lain, tempat ini bisa kita gunakan nobar, setuju?” pungkas Rudy yang langsung disambut teriakan setuju dan tepuk tangan dari ratusan suporter.
Dengan target Juli 2026, Pemerintah Provinsi Kaltim kini berpacu dengan waktu. Langkah ini diharapkan memastikan Borneo FC bisa menjamu klub-klub elite Asia di kandang sendiri, Stadion Segiri Samarinda, tanpa harus mengungsi ke luar daerah.