Bangka Belitung Digadang Jadi Destinasi Wisata Ramah Muslim Dunia

Penulis: Chandra Kusuma  •  Jumat, 11 September 2026 | 14:17:31 WIB
Pemandangan pantai granit di Kepulauan Bangka Belitung yang dinilai berpotensi menjadi destinasi wisata ramah Muslim.

KALIMANTAN TIMUR — Kepulauan Bangka Belitung punya modal yang jarang disorot: alamnya disebut tak kalah menarik dari Bali dan Lombok. Direktur Utama Lembaga Pengkajian Pangan, Obat dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM) Muti Arintawati menilai potensi itu bisa diarahkan ke segmen wisata ramah Muslim.

"Keindahan alam di Kepulauan Babel ini memiliki potensi yang sangat besar menjadi pariwisata ramah Muslim," kata Muti di Pangkalpinang, Jumat.

Daya Tarik Alam dan Budaya yang Jadi Modal

Bangka Belitung dikenal lewat pantai granit, pulau-pulau kecil, dan budaya Melayu yang kuat. Menurut Muti, kombinasi itu bisa memuaskan wisatawan yang berkunjung, terutama yang mencari destinasi ramah Muslim.

Ia menempatkan Babel sejajar dengan daerah wisata lain seperti Bali dan Lombok dari sisi keindahan alam dan kebudayaan. Bedanya, Babel masih punya ruang besar untuk membangun ekosistem halal dari nol.

Sertifikasi Halal Jadi Kunci, Bukan Cuma Kuliner

LPPOM menyatakan siap membantu pemerintah daerah memfasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha di berbagai kawasan wisata. Cakupannya tidak berhenti di makanan dan minuman.

"Kita siap membantu untuk menjadikan daerah ini sebagai destinasi wisata ramah Muslim dengan membantu pelaku usaha mensertifikasi halal kuliner, kerajinan, jasa dan fasilitas pendukung pariwisata lainnya," ujar Muti.

Ia menyebut sertifikasi halal kini juga menyasar layanan jasa yang berkaitan dengan kepariwisataan. Bukan hanya produk makanan, minuman, dan komoditas unggulan daerah.

Produk Halal Babel Disiapkan ke Pasar Internasional

Babel sudah memiliki produk kuliner bersertifikasi halal. Menurut Muti, produk-produk itu bisa dipromosikan ke pasar internasional untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing.

"Babel ini sudah memiliki produk kuliner bersertifikasi halal dan ini bisa dipromosikan ke pasar internasional, guna meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke daerah ini," katanya.

Jika sertifikasi halal produk makanan dan minuman dipadukan dengan layanan jasa kepariwisataan, Babel dinilai berpeluang besar masuk peta wisata ramah Muslim dunia.

Ekonomi Halal Lebih Luas dari Sekadar Wisata

Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmin AB, menyebut daerah ini punya potensi besar dalam pengembangan ekonomi halal. Cakupannya meliputi kuliner, pariwisata ramah Muslim, fesyen Muslim, kosmetik halal, hingga jasa keuangan syariah.

"Konsep halal bukan hanya persoalan keamanan, tetapi juga memiliki dimensi ekonomi, sosial, kesehatan, kualitas produk, pemberdayaan dan daya tahan daerah ini untuk mendorong dan meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Tarmin.

Bagi traveler yang berencana ke Bangka Belitung, perkembangan sertifikasi halal ini bisa jadi pertimbangan tersendiri, terutama untuk kenyamanan kuliner dan layanan selama di sana. Informasi terkini soal destinasi dan fasilitas ramah Muslim di Babel dapat dikonfirmasi via dinas pariwisata setempat.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top