Peringatan Maulid di Kutai Timur, Bupati Ardiansyah Ajak ASN Teladani Kepemimpinan Rasulullah dalam Pelayanan Publik

Penulis: Aditya Nugraha  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:23:01 WIB
Ratusan ASN memadati Masjid Agung Al-Faruq, Sangatta, untuk mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

SANGATTA — Ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur memadati Masjid Agung Al-Faruq, kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, untuk mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan yang berlangsung khidmat sejak pukul 09.00 WITA ini mengusung tema "Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membangun Pribadi yang Beriman, Berilmu dan Berakhlak Mulia".

Bupati Ardiansyah Sulaiman hadir bersama Ketua DPRD Kutim Jimmi, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta tokoh agama dan masyarakat. Tausiyah disampaikan Ustadz Anwar Ashaf dari Samarinda yang menguraikan makna peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW.

Pelayanan Publik ala Rasulullah

Dalam sambutannya, Ardiansyah menegaskan bahwa sosok Nabi Muhammad SAW bukan hanya utusan Allah dalam menyampaikan ajaran dan firman tentang agama Islam. Lebih dari itu, Rasulullah menjadi teladan nyata dalam menjalankan roda pemerintahan yang adil dan inklusif.

"Mari kita baca dan buka kembali lembaran sejarah perjuangan Nabi. Rasulullah banyak mengajarkan memperbaiki berbagai persoalan kehidupan bermasyarakat," tuturnya.

Seruan itu ia arahkan langsung kepada seluruh jajaran Pemkab Kutim agar mampu meneladani sikap Rasulullah dalam mengemban setiap tugas dan tanggung jawab. Standar pelayanan publik yang mudah, efektif, efisien, dan transparan menjadi target yang harus diwujudkan.

Waspada Karhutla Saat Musim Kemarau

Di sela peringatan Maulid, Ardiansyah juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, terutama di tengah musim kemarau yang melanda saat ini. Kondisi cuaca yang cenderung panas dan minim curah hujan meningkatkan risiko kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lahan terbuka.

Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu munculnya api. Jika menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, warga diminta segera melaporkan kepada pihak terkait.

"Mari kita berdoa, mudah-mudahan kekeringan ini segera berlalu dan daerah kita selalu diberkahi," imbuhnya.

Penguatan Silaturahmi dan Nilai Spiritual ASN

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kutim yang juga bertindak sebagai ketua pelaksana, Noorhadi, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan silaturahmi sekaligus peningkatan nilai-nilai spiritual jajaran Pemkab Kutim.

"Semoga dengan kegiatan ini, dapat memupuk rasa syukur dan memotivasi kita untuk terus mendekatkan diri serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: borneoflash.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top