KALIMANTAN TIMUR — ITV benar-benar mengerahkan kekuatan penuh untuk laga hidup-mati antara Prancis dan Spanyol di Stadion Dallas, Texas. Dengan tiket final di ujung tangan, stasiun televisi Inggris itu menyiapkan tim siaran yang pengalaman internasionalnya tak perlu diragukan lagi.
Pougatch kembali menjadi presenter utama, seperti yang ia lakukan sepanjang turnamen. Namun yang membuat laporan kali ini spesial adalah komposisi panelisnya: Karen Carney, Patrick Vieira, Gary Neville, Ian Wright, dan Roy Keane.
Kelima nama itu total sudah berkali-kali tampil di turnamen besar bersama negara masing-masing. Kombinasi Carney dan Wright memberi perspektif serangan, sementara Vieira, Neville, dan Keane datang dengan jam terbang tinggi sebagai mantan kapten dan gelandang bertahan kelas dunia.
"Pasti akan ada perdebatan sengit soal momen-momen krusial," demikian prediksi FourFourTwo dalam ulasan mereka. "Tapi sekali lagi, liputan ini diperkirakan hampir sama menghiburnya dengan pertandingan itu sendiri."
Untuk tugas komentator langsung dari Dallas, ITV menunjuk Sam Matterface sebagai komentator utama. Ia ditemani Lee Dixon yang duduk di kursi co-komentator. Keduanya sudah menempuh jarak tempuh yang serius selama turnamen ini—menandakan ITV ingin konsistensi narasi dari fase grup hingga semifinal.
Di sisi lapangan, perhatian tertuju pada dua nama besar: Kylian Mbappe yang memimpin Prancis tepat pada Hari Bastille, dan Lamine Yamal yang kembali menjadi bintang muda Spanyol. Keduanya akan menjadi pusat analisis para panelis ITV—terutama soal bagaimana Vieira dan Keane membaca pergerakan mereka.
Pertandingan semifinal ini dimulai pukul 20.00 BST, dengan siaran pratinjau sudah berlangsung sejak pukul 19.00 BST. Bagi pemirsa di Inggris, ini adalah malam di mana kualitas komentar dan analisis sama pentingnya dengan aksi di lapangan.