Pencarian

SpaceX Bangun Jaringan 5G Starlink Mobile di AS, Gandeng Qualcomm

Jumat, 06 November 2026 • 11:49:31 WIB
SpaceX Bangun Jaringan 5G Starlink Mobile di AS, Gandeng Qualcomm
SpaceX menggandeng Qualcomm untuk memasok perangkat jaringan 5G Starlink Mobile di Amerika Serikat.

KALIMANTAN TIMUR — SpaceX menggandeng Qualcomm untuk memasok perangkat radio, baseband, dan perangkat lunak bagi jaringan 5G Starlink Mobile di Amerika Serikat. Perangkat akan dipasang di puluhan ribu menara seluler mulai 2027, dan Qualcomm menyebutnya sebagai kesepakatan 5G terbesar yang pernah mereka raih. Langkah ini menempatkan Starlink bersaing langsung dengan AT&T, Verizon, dan T-Mobile.

Nilai kontrak tidak diungkap kedua perusahaan. Qualcomm hanya menyebut kerja sama ini sebagai kesepakatan 5G terbesar yang pernah mereka dapatkan.

Mengapa SpaceX Masuk ke Jaringan Seluler

SpaceX selama ini dikenal sebagai penyedia internet berbasis satelit. Ambisi membangun jaringan 5G darat menandai perluasan bisnis Starlink ke wilayah yang selama ini dikuasai operator telekomunikasi.

Perusahaan milik Elon Musk itu sudah mulai mengakuisisi spektrum frekuensi. SpaceX juga menjajaki kesepakatan dengan perusahaan penyedia menara telekomunikasi untuk memperluas jaringan seluler berbasis darat.

Targetnya jelas: menjadi salah satu operator telekomunikasi besar di AS dengan menggabungkan konektivitas satelit dan jaringan seluler berbasis infrastruktur darat.

Peran Qualcomm di Jaringan Starlink Mobile

Perangkat Qualcomm dirancang mendukung jaringan multi-band, sehingga pembangunan bisa dilakukan bertahap. Tahap awal difokuskan pada jaringan 5G terestrial yang menggunakan infrastruktur berbasis darat.

Dari sisi teknologi, perangkat radio Qualcomm diklaim meningkatkan jangkauan, kapasitas, serta efisiensi penggunaan spektrum frekuensi. Efisiensi spektrum berarti kemampuan jaringan mengirimkan lebih banyak data dengan kapasitas frekuensi yang tersedia.

Qualcomm juga mengandalkan teknologi advanced beamforming yang mengarahkan sinyal nirkabel lebih terfokus kepada pengguna. Teknologi itu ditujukan membantu SpaceX memanfaatkan spektrum frekuensi miliknya secara lebih efisien.

Arsitektur jaringan dirancang agar bisa mengakomodasi perkembangan teknologi konektivitas dan kecerdasan jaringan pada masa mendatang.

Tantangan Menantang Tiga Operator Besar AS

Ambisi SpaceX menantang AT&T, Verizon, dan T-Mobile tidak akan mulus. Membangun jaringan telekomunikasi berskala nasional butuh investasi besar, dan SpaceX belum membeberkan sumber pendanaannya.

Operator incumbent juga memiliki basis pelanggan, spektrum, dan infrastruktur menara yang sudah matang. SpaceX baru mulai mengakuisisi spektrum dan menjajaki kerja sama menara, artinya jaringan 5G Starlink Mobile masih berada di tahap awal.

Dampak bagi Qualcomm

Kesepakatan ini memperluas bisnis Qualcomm di luar industri perangkat seluler. Perusahaan yang dikenal sebagai produsen chip smartphone itu sedang memperkuat posisi di pasar infrastruktur telekomunikasi.

Di segmen ini, Qualcomm akan bersaing dengan Marvell, Broadcom, dan Intel yang juga memasok chip untuk perangkat jaringan menara seluler.

Bagi pasar Indonesia, rencana Starlink Mobile di AS belum tentu cepat menular. Regulasi spektrum dan kewajiban pembangunan jaringan lokal membuat model bisnis operator seluler berbasis satelit di Tanah Air masih butuh pembahasan tersendiri dengan Kementerian Komunikasi dan Digital.

Qualcomm menyebut kesepakatan 5G dengan SpaceX sebagai yang terbesar sejauh ini. "Ini merupakan kesepakatan 5G terbesar kami sejauh ini," kata Qualcomm, dikutip dari Reuters, Jumat (6/11).

Rollout perangkat di menara seluler AS dijadwalkan mulai 2027. Sebelum itu, SpaceX masih harus merampungkan akuisisi spektrum dan kesepakatan menara agar jaringan 5G Starlink Mobile bisa beroperasi komersial.

Follow halobontang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks