Pencarian

Lamine Yamal Akui Tak Puas Meski Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 19 September 2026 • 19:33:31 WIB
Lamine Yamal Akui Tak Puas Meski Spanyol Juara Piala Dunia 2026

KALIMANTAN TIMUR — Lamine Yamal mengaku tidak puas dengan performanya meski Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Bintang Barcelona itu hanya mencatatkan satu gol dan satu assist sepanjang turnamen, jauh dari standar pribadinya sendiri.

Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 di partai final untuk meraih gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah. Yamal tampil di seluruh pertandingan La Furia Roja, tetapi kontribusinya kali ini tidak sebesar saat Euro 2024 ketika ia dinobatkan sebagai pemain muda terbaik.

Satu Gol dan Satu Assist Dinilai Belum Cukup

Pemain berusia 19 tahun itu menyadari ada banyak hal yang telah ia lakukan selama turnamen. Meski begitu, ia merasa masih memiliki kemampuan untuk memberi dampak yang lebih besar bagi timnas.

Yamal bahkan membandingkan dirinya dengan pemain lain yang mungkin akan menilai catatan tersebut sebagai turnamen yang sangat bagus. Baginya, standar pribadi yang lebih tinggi membuat satu gol dan satu assist belum cukup untuk membuatnya merasa puas.

"Saya tidak pulang dengan perasaan senang setelah memenangkan Piala Dunia, dan itu sama sekali tidak berkaitan dengan cedera. Meskipun saya melakukan banyak hal yang tidak dilihat orang, saya tidak puas dengan diri saya sendiri," kata Yamal seperti dikutip AS.

"Saya tahu pemain lain mana pun yang tampil seperti saya akan menjalani Piala Dunia yang fantastis, tetapi saya sebenarnya bisa memberikan lebih banyak dan saya sangat ingin tampil di edisi berikutnya," lanjut Yamal.

Cedera Paha Dua Bulan Sebelum Turnamen

Cedera paha yang dialami Yamal dua bulan sebelum Piala Dunia disebut turut memengaruhi penampilannya. Namun, ia menegaskan ketidakpuasan tersebut bukan disebabkan oleh kondisi fisiknya.

Gelar juara dunia ini menjadi trofi kedua Yamal bersama timnas Spanyol setelah sebelumnya menjuarai Euro 2024. Pada turnamen tersebut, ia tampil sebagai salah satu bintang utama dan berhasil meraih penghargaan pemain muda terbaik.

Soal Ego dan Kepercayaan Diri

Yamal juga memberikan tanggapan mengenai anggapan bahwa kepercayaan dirinya berkaitan dengan ego atau kesombongan. Ia justru melihat keyakinan terhadap kemampuan sendiri sebagai sesuatu yang dapat memberikan manfaat bagi tim selama tetap berada dalam batas yang terkendali.

Ambisi untuk tampil di Piala Dunia berikutnya sudah ia nyatakan. Bagi pemain yang baru menginjak usia 19 tahun, turnamen 2030 masih jauh dalam jangkauan kariernya.

Follow halobontang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks