KALIMANTAN TIMUR — Pendiri dan CEO Nvidia, Jensen Huang, secara eksplisit menyatakan bahwa era AGI telah dimulai menyusul rilis model GPT-6 Astra oleh OpenAI. Melalui akun X pribadinya pada Senin (7/9), Huang memberi selamat kepada tim OpenAI dan mengaitkan capaian ini dengan infrastruktur chip buatan perusahaannya.
“Dari ChatGPT ke o1 ke Astra dalam 4 tahun. AGI telah tiba. Selamat kepada tim @OpenAI,” tulis Huang, sembari menyebut 400.000 GPU akan segera beroperasi untuk mendukung model tersebut.
Definisi AGI yang Saling Berbeda
Klaim Huang tidak serta-merta diterima bulat oleh komunitas peneliti. Gary Marcus, peneliti AI, meragukan pernyataan tersebut karena dinilai tidak memiliki definisi dan bukti ilmiah yang jelas untuk menyatakan AGI telah tercapai.
Perbedaan interpretasi ini memang mendasar. Secara umum, AGI merujuk pada sistem AI yang mampu menyaingi pemahaman dan penalaran manusia untuk mempelajari keterampilan baru tanpa pelatihan ulang. Namun, Nvidia mendefinisikan AGI sebagai sistem yang lulus sertifikasi profesional di berbagai bidang dengan skor teratas. Sementara itu, OpenAI punya standar lain, yakni sistem otonom yang mengungguli manusia dalam sebagian besar pekerjaan bernilai ekonomis.
Dukungan dari Internal OpenAI
Presiden OpenAI, Greg Brockman, menilai wajar jika peluncuran Astra ditandai sebagai dimulainya era AGI. Menurutnya, model ini merupakan lompatan besar dari pencapaian sebelumnya.
“Menurut saya wajar saja kita merasa bahwa saat ini kita sudah memasuki era AGI,” kata Brockman kepada Fox Business, Selasa (8/9).
Kapabilitas GPT-6 Astra untuk Perusahaan
OpenAI meluncurkan GPT-6 Astra pada Kamis (3/9). Model ini disebut membawa peningkatan signifikan dalam penggunaan komputer, pengkodean, penelitian ilmiah, hingga pekerjaan profesional. OpenAI mengklaim Astra sebagai model terbaik saat ini untuk software engineering dan memiliki keunggulan di bidang keamanan siber.
Salah satu keunggulan utamanya adalah kemampuan mengerjakan tugas-tugas komputer yang repetitif atau “membosankan”. Contohnya, mengisi formulir online, memperbarui data pelanggan, mengatur jadwal kalender, hingga membuat dokumen dan presentasi.
Pengalaman Sam Altman Menggunakan Astra
CEO OpenAI, Sam Altman, membagikan pengalamannya menggunakan Astra. Ia mengaku kagum karena model tersebut mampu mengenali masalah yang bahkan tidak terpikirkan oleh pengguna, termasuk dalam riset rantai pasokan chip yang kompleks.
“Tidak hanya ahli dalam melakukan banyak riset soal rantai pasokan chip, tetapi untuk bagian-bagian dari tugas tersebut yang tidak saya minta, sistem ini bisa memberi tahu saya, 'Kamu tidak terpikir untuk menanyakan hal ini mengenai bagian lain dari rantai pasokan tersebut',” jelas Altman.
Jadwal Ketersediaan untuk Pengguna
Saat ini, GPT-6 Astra baru tersedia bagi pelanggan enterprise dengan akses Daybreak. OpenAI memastikan dalam beberapa hari ke depan model ini akan diperluas ke pengguna ChatGPT Plus, Pro, Business, dan Enterprise.
Perdebatan soal indikator AGI diprediksi akan terus berlanjut. Meski para pemimpin industri yakin kemampuan model AI terkini adalah bukti era baru, para peneliti masih menunggu standar pengukuran yang lebih ketat dan dapat diverifikasi.