Pencarian

Ekspor Perikanan Kalimantan Timur Tembus 8 Negara Sepanjang Januari-Juli 2026, Nilai Capai Rp280,93 Miliar

Rabu, 02 September 2026 • 14:39:02 WIB
Ekspor Perikanan Kalimantan Timur Tembus 8 Negara Sepanjang Januari-Juli 2026, Nilai Capai Rp280,93 Miliar
Produk perikanan Kalimantan Timur diekspor ke delapan negara tujuan dengan nilai Rp280,93 miliar sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur mencatat produk perikanan lokal telah diekspor ke delapan negara tujuan rutin dengan akumulasi nilai ekonomi mencapai Rp280,93 miliar sepanjang Januari hingga Juli 2026. Malaysia, Singapura, Jepang, hingga Arab Saudi menjadi pasar utama yang menyerap komoditas unggulan seperti udang beku dan ikan laut segar. Kinerja ini menunjukkan tren pertumbuhan positif yang konsisten bagi sektor kelautan daerah.

SAMARINDA — Tembus pasar delapan negara dalam tujuh bulan, sektor perikanan Kalimantan Timur membukukan total volume ekspor produk non-hidup mencapai 1.678,40 ton. Angka itu setara dengan perolehan devisa senilai Rp280,93 miliar bagi daerah.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan DKP Kaltim, Irma Listyawati, mengungkapkan bahwa delapan negara utama tujuan ekspor tersebut meliputi Malaysia, Singapura, Jepang, Taiwan, China termasuk Hong Kong, Amerika Serikat, Inggris, dan Arab Saudi.

“Sepanjang tujuh bulan pertama tahun 2026, total akumulasi volume ekspor hasil perikanan non-hidup kita mencapai 1.678,40 ton dengan total nilai ekonomi sebesar Rp280,93 miliar,” ujar Irma di Samarinda, Selasa.

Pasar Asia Tenggara Dominasi Serapan Ikan Laut Segar

Malaysia dan Singapura tercatat sebagai destinasi paling konsisten untuk pengiriman komoditas udang serta aneka ikan laut segar bernilai ekonomi tinggi. Jenis ikan seperti bawal, kerapu, kakap, kuro, tenggiri, hingga kurisi bali rutin dikirim ke kedua negara tetangga tersebut setiap bulannya.

Sementara itu, pasar dengan daya beli tinggi seperti Jepang, Taiwan, Amerika Serikat, dan Inggris lebih banyak menyerap produk udang beku unggulan Kaltim. Komoditas yang paling banyak diminati di negara-negara tersebut didominasi oleh udang windu, udang pink, dan udang vannamei.

Arab Saudi Tujuan Utama Ikan Karang Segar Bermutu

Khusus untuk komoditas ikan karang segar premium, Timur Tengah menjadi pangsa pasar yang tidak bisa diabaikan. Irma menyebutkan bahwa Arab Saudi menjadi salah satu tujuan rutin pengiriman untuk jenis kerapu, kakatua, dan katambak.

Performa ekspor perikanan Kaltim disebut stabil dan tidak fluktuatif sepanjang tahun. Puncak pengiriman terjadi pada April lalu, ketika volume ekspor mencapai 312,18 ton dengan nilai ekonomi Rp56,42 miliar dalam satu bulan penuh.

Rumput Laut Kering Tembus Pasar Potensial Lainnya

Keberagaman komoditas perikanan lokal tidak berhenti pada produk udang dan ikan segar. Rumput laut kering asal Kaltim juga berhasil menembus pasar potensial di luar delapan negara utama, seperti Vietnam, Australia, dan Korea Selatan.

Masuknya rumput laut ke pasar negara-negara tersebut memperkuat posisi Kaltim sebagai salah satu pemasok hasil perikanan andal di kawasan timur Indonesia. DKP Kaltim diharapkan terus menjaga mutu dan konsistensi pasokan agar pangsa pasar yang sudah terbentuk dapat dipertahankan dan diperluas ke negara-negara lainnya.

Follow halobontang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks