BALIKPAPAN — Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Arbayah di Pemakaman Prona, Sepinggan, Balikpapan Selatan, Sabtu (29/8/2026) pagi. Jenazah ibu mertua dari Hendro, karyawan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan, diberangkatkan dari rumah duka di Perum PT HER II Blok T2 Nomor 27, RT 68, Kelurahan Sepinggan, sekitar pukul 09.30 WITA.
Prosesi pemakaman dipimpin Ustadz Moch. Wahib dan didampingi Ketua RT 68, Andi. Sejumlah tetangga, kerabat, dan handai taulan turut mengiringi perjalanan terakhir almarhumah.
Rekan Kerja Beri Dukungan Moril ke Keluarga Hendro
Kepedulian tidak hanya datang dari lingkungan tempat tinggal. Aji, perwakilan Bagian Humas Kantor Perwakilan BI Balikpapan, bersama sejumlah rekan kerja Hendro hadir melayat sejak Jumat sore. Kehadiran mereka menjadi wujud kebersamaan di lingkungan kerja sekaligus penguatan moril bagi keluarga yang tengah berduka.
“Semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga husnul khatimah,” ujar salah seorang pelayat yang hadir di rumah duka.
Kenangan Terakhir: Jalan Pagi Berdua Sang Istri
Bagi para tetangga, kepergian Arbayah terasa begitu cepat. Meski sempat menjalani perawatan karena sakit, dalam kesehariannya ia masih terlihat aktif beraktivitas dan berinteraksi dengan warga sekitar.
Seorang tetangga masih mengingat jelas momen terakhir bertemu dengan almarhumah. “Terakhir bertemu, beliau masih jalan-jalan pagi berdua dengan suaminya. Saat itu beliau terlihat sehat. Makanya ketika mendengar kabar beliau meninggal, kami merasa kaget dan tidak menyangka,” tuturnya.
Kenangan sederhana itu kini menjadi bagian yang sulit dilupakan. “Beliau orangnya sangat baik dan murah senyum. Kalau bertemu tetangga selalu ramah. Kami tentu merasa kehilangan,” kata tetangga lainnya.
Kebersamaan di Tengah Duka
Di tengah kesedihan, satu hal yang terasa kuat di rumah duka adalah kebersamaan. Keluarga tidak sendiri menghadapi kehilangan tersebut. Tetangga, sahabat, rekan kerja, dan handai taulan datang silih berganti untuk memanjatkan doa dan memberikan penguatan.
Kepergian Arbayah meninggalkan duka mendalam bagi siapa pun yang mengenalnya. Sosoknya yang baik, ramah, dan murah senyum akan selalu dikenang oleh keluarga, kerabat, dan tetangga di Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan. (ydar)