BALIKPAPAN — Operasi pencarian terhadap anak yang tenggelam di Pantai Kemala masih berlangsung hingga informasi terbaru diterima. Tim SAR gabungan membagi area pencarian menjadi tiga sektor dengan radius 200 meter dari titik terakhir korban terlihat.
Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim mengerahkan satu tim Respons Bencana yang dilengkapi perlengkapan keselamatan, seperti life jacket, untuk memperkuat penyisiran di kawasan pesisir. Kondisi arus laut yang cukup kuat menjadi perhatian utama petugas dalam menentukan strategi pencarian.
Pencarian Terkendala Arus Laut yang Kuat
Faktor gelombang dan arus laut dinilai dapat memengaruhi pergerakan korban. Petugas terus memantau perubahan kondisi air untuk menyesuaikan metode penyisiran di setiap sektor yang telah ditentukan.
Komandan Batalyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji menyatakan seluruh personel bekerja secara terpadu untuk memperluas area pencarian. “Kami bersama Basarnas, BPBD, Polair, dan relawan terus melakukan pencarian sesuai prosedur operasi penyelamatan. Hingga saat ini korban masih dalam pencarian,” ujarnya.
Keluarga Korban Dapat Pendampingan Petugas
Di lokasi kejadian, keluarga korban mendapat pendampingan dari petugas yang berjaga. Tim gabungan juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses pencarian berjalan optimal.
Operasi akan terus dilanjutkan dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan situasi di lapangan. Aparat berharap korban segera ditemukan agar keluarga memperoleh kepastian.
Imbauan untuk Orang Tua yang Berwisata ke Pantai
Kompol Iwan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika gelombang dan arus laut tidak bersahabat. Ia meminta orang tua selalu mengawasi anak-anak yang bermain di pesisir.
“Keselamatan anak harus menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat tidak berenang di area yang memiliki arus kuat dan selalu memberikan pengawasan kepada anak-anak saat berada di pantai,” tegasnya.