Pencarian

Berburu Kepiting Bakau di Kalimantan Timur, Selebriti Ikut Warga Lokal Susuri Sungai dengan Perahu Tradisional

Jumat, 10 Juli 2026 • 19:24:31 WIB
Berburu Kepiting Bakau di Kalimantan Timur, Selebriti Ikut Warga Lokal Susuri Sungai dengan Perahu Tradisional
Selebriti dan warga lokal menyusuri sungai Kalimantan Timur menggunakan perahu tradisional dalam berburu kepiting bakau.

SAMARINDA — Bukan sekadar wisata biasa, berburu kepiting bakau di perairan Kalimantan Timur kini menjadi daya tarik tersendiri. Sejumlah selebriti yang berkunjung ke provinsi ini langsung diajak warga setempat menuju spot-spot kepiting bakau menggunakan perahu tradisional.

Kegiatan tersebut terekam dalam program Tanah Air Beta Trans TV yang menampilkan interaksi langsung antara artis dan masyarakat pesisir. Dokumen yang diterima redaksi menunjukkan para selebriti tampak antusias mengikuti arahan warga lokal saat menyusuri sungai.

Mengapa Kepiting Bakau Jadi Agenda Utama?

Kepiting bakau (Scylla serrata) merupakan komoditas unggulan perairan mangrove Kalimantan Timur. Habitatnya yang berada di ekosistem hutan bakau membuat proses penangkapan membutuhkan keterampilan khusus yang dikuasai warga pesisir.

Para selebriti tidak hanya diajak menangkap kepiting, tetapi juga belajar tentang teknik tradisional yang diwariskan turun-temurun. Mulai dari cara membaca pergerakan air hingga menentukan lokasi sarang kepiting di sela-sela akar mangrove.

Wisata Edukasi Berbasis Kearifan Lokal

Kegiatan berburu kepiting bakau ini menjadi contoh bagaimana potensi alam bisa dikemas menjadi wisata edukasi. Warga lokal berperan sebagai pemandu yang memperkenalkan kekayaan ekosistem mangrove sekaligus cara melestarikannya.

"Mereka belajar langsung dari nelayan soal teknik menangkap kepiting tanpa merusak habitat," demikian keterangan yang disampaikan dalam dokumentasi program tersebut. Pendekatan ini memastikan keberlanjutan populasi kepiting bakau di alam liar.

Dampak pada Ekonomi Warga Pesisir

Kehadiran para selebriti di lokasi penangkapan kepiting turut mendongkrak perekonomian warga setempat. Selain menjadi pemandu, warga juga menyediakan perahu dan peralatan tradisional yang digunakan selama kegiatan berlangsung.

Model wisata seperti ini dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat pesisir tanpa harus mengeksploitasi sumber daya alam secara berlebihan. Kepiting bakau sendiri memiliki harga jual yang cukup tinggi di pasar lokal maupun ekspor.

Kalimantan Timur yang memiliki garis pantai panjang dan kawasan mangrove luas menjadi salah satu sentra kepiting bakau di Indonesia. Potensi ini terus dikembangkan seiring meningkatnya minat wisatawan terhadap pengalaman langsung berinteraksi dengan alam dan budaya lokal.

Bagikan
Sumber: 20.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks