KALIMANTAN TIMUR — Laga yang dijadwalkan kick-off pukul 18.00 waktu setempat (01.00 WIB) itu sudah dalam status waspada sejak tiga jam sebelum pertandingan. Jurnalis Tariq Panja melaporkan protokol bencana mulai berlaku sekitar pukul 15.00 waktu setempat.
Aturan Ketat Jika Petir Masih Mendekat
Berdasarkan regulasi FIFA, pintu stadion tidak akan dibuka jika masih ada sambaran petir dalam radius delapan mil dari Estadio Azteca. Setelah petir terakhir tercatat, panitia wajib menunggu setidaknya 30 menit sebelum pertandingan bisa dimulai.
Aturan yang sama juga berlaku jika badai kembali terjadi saat laga berlangsung. Insiden serupa pernah dialami saat laga Prancis melawan Irak di fase grup, di mana jeda babak pertama harus diperpanjang hingga dua jam karena petir.
Prakiraan Cuaca: Potensi Badai Susulan di Jam Kritis
AccuWeather memprakirakan kondisi hujan disertai petir masih akan melanda Mexico City antara pukul 20.00 hingga 22.00 waktu setempat. Jika benar terjadi, pertandingan bisa kembali terganggu saat sudah berjalan.
Ini bukan kali pertama Estadio Azteca menghadapi masalah serupa. Pada laga sebelumnya, saat Meksiko mengalahkan Ekuador di babak 32 besar, kick-off juga sempat tertunda akibat kondisi cuaca buruk.
Usulan FIFA Ditolak, Suporter Terancam Begadang Lebih Panjang
Sebelumnya, FIFA sempat mengusulkan agar pertandingan dimajukan ke jam yang lebih awal. Namun, usulan itu ditolak oleh Inggris dan Meksiko. Kick-off tetap dijadwalkan pukul 18.00 waktu setempat.
Konsekuensinya, suporter di Inggris yang menonton larut malam harus bersiap begadang lebih lama. Pemerintah setempat sudah mengizinkan pub buka hingga pukul 05.00 waktu Inggris, tetapi jika laga molor parah, pertandingan bisa berakhir setelah jam tersebut.