Pencarian

BPS Rilis Peta Harga Juni: Bawang Putih Makin Pedas, Minyak Dunia dan Emas Terus Loyo

Rabu, 01 Juli 2026 • 14:47:31 WIB
BPS Rilis Peta Harga Juni: Bawang Putih Makin Pedas, Minyak Dunia dan Emas Terus Loyo
Harga bawang putih di Kalimantan Timur naik akibat biaya logistik dan pelemahan rupiah terhadap dolar AS.

KALIMANTAN TIMUR — Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengungkapkan bahwa kenaikan harga bawang putih di tingkat pedagang menjadi salah satu sorotan utama. "Kenaikan bawang putih ini terutama disebabkan oleh peningkatan biaya logistik dan juga adanya penguatan nilai tukar dolar Amerika terhadap Rupiah," jelasnya dalam pemaparan daring.

Harga Pangan: Bawang Merah Melimpah, Bawang Putih Meroket

Kondisi harga pangan di dalam negeri menunjukkan arah yang bertolak belakang. Di satu sisi, produksi bawang merah justru melimpah di sejumlah sentra seperti Brebes, Solok, Bima, dan Sumbawa. Namun, pasokan nasional belum merata karena beberapa daerah lain seperti Enrekang (Sulawesi Selatan), Demak (Jawa Tengah), Malang, dan Sampang (Jawa Timur) justru mengalami penurunan produksi.

Berbeda dengan bawang merah, harga bawang putih yang sebagian besar masih dipasok dari impor tertekan oleh dua faktor eksternal. Pertama, biaya pengiriman yang lebih mahal, dan kedua, nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS. Kombinasi ini membuat harga di tingkat konsumen ikut terkerek naik.

Energi: Pertamina Pangkas Harga Solar, Pertamax Justru Naik Drastis

Di sektor energi, PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi sebanyak dua kali sepanjang Juni. Pada 1 Juni, harga Pertamax Turbo naik Rp850 atau sekitar 4 persen. Sebaliknya, harga Dexlite dan Pertamina Dex justru turun signifikan, masing-masing terkoreksi Rp3.100 (12 persen) dan Rp3.150 (11 persen).

Namun, sembilan hari berselang, tepatnya pada 10 Juni, Pertamina kembali mengubah harga. Kali ini giliran Pertamax yang melonjak Rp4.050 atau sekitar 32 persen dari harga sebelumnya. Langkah ini menjadi koreksi terbesar di antara jenis BBM nonsubsidi lainnya selama bulan lalu.

Komoditas Global: Minyak dan CPO Terkoreksi, Emas Jatuh 4 Bulan Beruntun

BPS juga mencatat pelemahan harga di pasar komoditas internasional. Harga minyak sawit mentah (CPO) tercatat turun selama dua bulan berturut-turut pada Mei-Juni, mengakhiri tren kenaikan yang sempat terjadi sejak awal tahun. Sementara itu, harga minyak mentah dunia pada Juni berada di rata-rata USD82,82 per barel atau setara sekitar Rp1,41 juta per barel.

Yang paling mencolok adalah performa emas. Logam mulia yang kerap dijadikan aset lindung nilai ini justru melanjutkan penurunan untuk bulan keempat secara beruntun. "Harga emas kembali mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan Mei tahun 2026. Dengan ini penurunan harga emas sudah terjadi sejak empat bulan berturut-turut," kata Ateng.

Kondisi ini menjadi sinyal bagi investor dan pelaku pasar untuk lebih cermat membaca arah pergerakan harga, terutama di tengah ketidakpastian nilai tukar dan biaya logistik yang masih tinggi.

Follow halobontang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarbursa.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks