BERAU — Empat desa di Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, bakal menikmati akses listrik dalam waktu dekat. Langkah ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang tengah mematangkan persiapan penyalaan jaringan.
Desa Mana Saja yang Akan Dialiri Listrik?
Wakil Bupati Berau langsung mendorong agar proses penyambungan listrik di wilayah Kecamatan Kelay dipercepat. Meski demikian, nama spesifik keempat desa yang bakal menikmati layanan ini belum dirinci lebih lanjut oleh pihak terkait.
Kecamatan Kelay sendiri merupakan salah satu wilayah di Berau yang selama ini masih minim infrastruktur kelistrikan. Kehadiran listrik diharapkan mampu mengubah aktivitas ekonomi dan sosial warga setempat secara signifikan.
Mengapa Percepatan Listrik Desa Jadi Prioritas?
Program listrik desa menjadi salah satu agenda prioritas Pemkab Berau untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur di daerah pedalaman. Tanpa pasokan listrik yang memadai, aktivitas pendidikan, kesehatan, hingga usaha mikro warga terhambat.
PLN, sebagai mitra strategis, menyatakan kesiapan teknis untuk segera menyalaan jaringan di empat titik tersebut. Proses koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan terus dilakukan agar tidak ada kendala di lapangan.
Dampak Langsung bagi Warga Kelay
Listrik bukan sekadar penerangan. Bagi warga pedesaan, kehadiran energi listrik membuka akses ke informasi, memungkinkan pengawetan hasil panen, dan menghidupkan usaha kecil seperti bengkel las atau warung makan malam hari.
Seorang warga Kecamatan Kelay yang dihubungi secara terpisah mengaku lega dengan kabar ini. Selama ini, warga mengandalkan genset berbahan bakar solar yang biayanya jauh lebih mahal dan tidak bisa diandalkan sepanjang hari.
Langkah Selanjutnya: Jadwal Penyalaan
Pemkab Berau dan PLN masih menyusun jadwal pasti penyalaan perdana di keempat desa tersebut. Pemasangan sambungan rumah tangga dan gardu distribusi menjadi pekerjaan rumah yang harus segera rampung.
Warga pun berharap proses penyalaan tidak molor seperti program serupa di daerah lain. Komitmen Wabup Berau untuk terus mengawal proyek ini menjadi angin segar bagi percepatan pemerataan pembangunan di Bumi Batiwakkal.