Nusantara — Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur, Dr. Albertina Ho, menyatakan kekagumannya atas kemajuan pembangunan Ibu Kota Nusantara yang dinilainya melampaui ekspektasi. Kesan tersebut disampaikan langsung saat melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi strategis di kawasan IKN, termasuk Plaza Yudikatif, pada Jumat (1/4/2026).
Kunjungan Lintas Institusi Pengadilan
Rombongan yang dipimpin Dr. Albertina Ho disambut langsung oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono beserta jajarannya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung dan para Hakim Tinggi dari Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur, Bangka Belitung, dan Daerah Khusus Jakarta.
"Satu hal yang sangat luar biasa, yang kami saksikan disini. Betul-betul di luar ekspektasi kami, tidak bisa kami bayangkan IKN ini sebelumnya. Baik dari bangunannya, lingkungannya, ternyata memang betul-betul dijaga," ujar Dr. Albertina Ho.
Penanaman Pohon sebagai Simbol Komitmen Lingkungan
Dalam rangkaian kunjungan, para peserta melakukan penanaman pohon di Plaza Yudikatif sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.
"Mohon izin sebelum bapak ibu berkantor disini, kami izin untuk hijaukan dulu kawasan ini. Penanaman ini adalah komitmen kita untuk keadilan terhadap lingkungan, itulah spirit dari pembangunan Ibu Kota Nusantara," kata Myrna Asnawati Safitri.
Penanaman pohon terdiri dari tiga jenis tanaman, yakni bungur, nyamplung, dan tanjung. Ketiga jenis pohon ini diharapkan menjadi jejak hijau sekaligus memperkuat ekosistem kawasan di masa mendatang.
Penguatan Sinergi Antarinstansi
Kunjungan lintas institusi pengadilan ini menjadi momentum penguatan sinergi antar lembaga negara dalam mendukung pembangunan IKN. Kehadiran pejabat tinggi dari berbagai pengadilan menunjukkan komitmen sistem peradilan Indonesia untuk menjadi bagian aktif dalam pengembangan ibu kota baru yang berkelanjutan.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan sinergi antar institusi terus berkembang, sekaligus mendorong pembangunan kawasan IKN yang sesuai prinsip keberlanjutan lingkungan dan pembangunan yang responsif.