Pencarian

Pemprov Kaltim Targetkan Pusat Industri Halal Nasional di Kalafest 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 • 19:00:12 WIB
Pemprov Kaltim Targetkan Pusat Industri Halal Nasional di Kalafest 2026
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji membuka Kalafest 2026 sebagai upaya penguatan industri halal nasional.

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Bank Indonesia resmi memperkuat fondasi ekonomi syariah sebagai pilar ketahanan ekonomi daerah menyambut kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Kaltim Halal Festival (Kalafest) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 8–10 Mei 2026 di Islamic Center Samarinda.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menegaskan bahwa posisi provinsi ini sebagai wilayah penyangga IKN membuka peluang besar untuk memimpin pasar industri halal. Penguatan sektor ini tidak lagi dipandang sebagai alternatif, melainkan instrumen utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan bagi masyarakat lokal.

"Ekonomi syariah tidak lagi hanya menjadi alternatif, tetapi telah berkembang menjadi pilar penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional yang inklusif dan berkeadilan," ujar Seno Aji di Samarinda.

150 UMKM Terkurasi Masuk Ekosistem Digital

Salah satu fokus utama dalam Kalafest 2026 adalah pameran produk dari 150 UMKM yang telah melewati proses kurasi ketat dan mengantongi sertifikasi halal. Kolaborasi antara KDEKS Kaltim, BI Kaltim, dan Bankaltimtara Unit Usaha Syariah ini bertujuan untuk memastikan produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas melalui transformasi digital.

Selain pameran fisik, para pelaku usaha akan mendapatkan pendampingan melalui program business matching pembiayaan syariah. Inisiatif ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan modal UMKM dengan lembaga keuangan syariah, sehingga percepatan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kalimantan Timur dapat segera terealisasi.

Kepala Kantor Perwakilan BI Kaltim Jajang Hermawan menjelaskan bahwa Kalafest merupakan bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Kawasan Timur Indonesia. Sejak rutin digelar pada 2024, ajang ini menjadi wadah integrasi berbagai program literasi wakaf dan pengembangan ekosistem pangan halal di daerah.

Agenda Sharia Forum hingga Tabligh Akbar

Selama tiga hari penyelenggaraan, Kalafest 2026 mengusung tema Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital. Festival ini tidak hanya menyasar pelaku bisnis, tetapi juga masyarakat umum melalui berbagai kegiatan edukatif dan inklusif yang tersebar di kawasan Islamic Center.

Rangkaian acara meliputi Sharia Forum, Flagship Seminar, Sharia Expo, hingga Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Masyarakat juga dapat mengikuti Sharia Competitions dan Bazaar Syariah yang menyajikan beragam produk kreatif lokal.

Sisi religius dan hiburan juga menjadi daya tarik utama dengan kehadiran tokoh nasional. Pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 19.30 Wita, akan digelar Tabligh Akbar bersama Ustadz Maulana. Sementara itu, rangkaian festival akan ditutup secara resmi pada 10 Mei 2026 pukul 19.00 Wita dengan penampilan religi dari Haddad Alwi.

"Bank Indonesia bersama pemda, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kaltim, serta seluruh mitra strategis berkomitmen memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Kaltim," kata Jajang Hermawan.

Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks