PLN UIP Nusra Kirim Pipa Air Bersih 7,5 Km untuk Warga di Ngada, NTT

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Sabtu, 05 September 2026 | 14:36:32 WIB
PLN UIP Nusra menyalurkan bantuan pipa air bersih sepanjang 7,5 kilometer untuk warga di Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT.

KALIMANTAN TIMUR — Total jaringan perpipaan yang direncanakan mencapai 7,5 kilometer dan akan disambungkan secara bertahap. Selain pipa, PLN juga akan membangun tiga bak penampungan air untuk menjaga ketersediaan debit air bagi warga di Kecamatan Golewa dan sekitarnya.

Warga: Air Bersih Kebutuhan yang Sangat Mendesak

Yohanes Kaju, warga Desa Tiwotoda, mengungkapkan bahwa sebagian wilayahnya selama ini belum tersentuh jaringan air bersih. Jarak tempuh yang jauh dan medan berbukit menjadi penghalang utama.

"Selama ini kami, masyarakat Tiwotoda, memang sangat membutuhkan sarana air bersih. Bantuan dari PLN UIP Nusra ini sangat membantu," ujarnya, Sabtu (5/9/2026).

Tahap Awal, Target Jaringan 7,5 Kilometer

Kepala Teknik Panas Bumi WKP Mataloko, Adrys Silaban, menjelaskan penyaluran pipa perdana ini merupakan bagian dari cetak biru pengembangan air bersih di kawasan tersebut. Pengerjaan akan dilakukan secara bertahap agar hasilnya optimal.

"Pada tahap awal ini kami menyalurkan 1,2 kilometer pipa HDPE. Secara keseluruhan direncanakan jaringan sepanjang 7,5 kilometer yang akan diberikan dan disambungkan secara bertahap, serta pembangunan tiga bak penampungan untuk mendukung distribusi," kata Adrys.

Adrys menambahkan, setiap tahapan pengerjaan akan dievaluasi berdasarkan kebutuhan di lapangan. Hal ini untuk memastikan jaringan yang dibangun benar-benar menjangkau titik-titik yang paling membutuhkan.

PLN: Bagian dari Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

General Manager PLN UIP Nusra, RDW. Manurung, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat adalah prioritas dalam setiap program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Bantuan ini sekaligus memperkuat kolaborasi dengan warga di sekitar infrastruktur ketenagalistrikan.

"Melalui program TJSL, PLN berupaya memberikan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah kerja kami. Dukungan terhadap sarana air bersih ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasarnya," ujar Manurung.

Manurung berharap sarana yang diberikan bisa dirawat bersama-sama. Dengan begitu, dampaknya dapat dirasakan warga untuk jangka panjang, bukan hanya seremonial belaka.

Sinergi Infrastruktur Listrik dan Kesejahteraan Sosial

Langkah PLN ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur energi tidak berjalan sendiri. Kehadiran PLTP Mataloko diharapkan membawa efek berganda bagi warga sekitar, mulai dari pasokan listrik hingga pemenuhan kebutuhan air harian.

Dengan rampungnya jaringan pipa dan bak penampungan nanti, akses warga terhadap air bersih diproyeksikan membaik secara signifikan. Hal ini akan menunjang aktivitas domestik dan produktif masyarakat di kawasan timur Indonesia tersebut.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: radarflores.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top