PLN Indonesia Power Borong 6 Penghargaan EBTKE 2026, dari PLTD Selayar hingga Hidrogen Hijau

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Sabtu, 05 September 2026 | 09:35:31 WIB
Enam unit kerja PT PLN Indonesia Power menerima penghargaan dari Kementerian ESDM pada ajang IndoEBTKE ConEx 2026 di Jakarta.

KALIMANTAN TIMUR — JAKARTA — Enam unit kerja PT PLN Indonesia Power (PLN IP) berhasil membawa pulang penghargaan dari ajang Indonesia EBTKE Conference and Exhibition (IndoEBTKE ConEx) 2026. Apresiasi yang diberikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini mencakup beragam kategori, dari pemanfaatan energi terbarukan skala kecil hingga inovasi teknologi rendah karbon.

Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN IP, Daniel Eliawardhana, yang hadir menerima penghargaan, menyatakan capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan perusahaan. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus berinovasi.

"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh insan PLN Indonesia Power untuk terus berinovasi dan meningkatkan pemanfaatan energi bersih. Langkah ini selaras dengan Asta Cita Pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi," ujar Daniel dalam keterangan resminya, Sabtu (5/9). Dari PLTD Selayar hingga Hidrogen Hijau

Direktur Utama PLN IP, Bernardus Sudarmanta, menegaskan bahwa transformasi energi di perusahaannya dijalankan melalui langkah nyata di berbagai lini operasi. Ia mencontohkan, inovasi tidak hanya dilakukan pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA) skala besar, tetapi juga pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di daerah terpencil.

"Capaian ini menjadi bukti bahwa transformasi energi di PLN Indonesia Power dijalankan melalui langkah nyata. Kami terus mendorong setiap unit untuk menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan efisiensi, mengurangi emisi, dan memperluas pemanfaatan energi bersih," kata Bernardus.

Berikut rincian enam penghargaan yang diraih PLN IP:

1. Juara 1 On Grid – Small Scale: diraih PLN IP UBP Tello UP PLTD Selayar. 2. Juara 1 On Grid – Utility Scale: diraih PLN IP UBP Saguling. 3. Juara 2 Manajemen Energi di Bangunan Gedung Kecil: diraih PLN IP UBP Suralaya. 4. Juara 2 Emerging Low Carbon – Green Hydrogen: diraih PLN IP Kantor Pusat melalui Divisi Teknologi dan Pengembangan Bisnis (TDV). Mengapa Penghargaan Ini Penting?

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiyani Dewi, menekankan bahwa pengembangan energi baru dan terbarukan berperan strategis dalam membangun sistem energi nasional yang mandiri dan tangguh. Pemerintah membutuhkan kolaborasi semua pihak untuk mewujudkan target tersebut.

"Energi baru dan terbarukan memiliki potensi besar sebagai sumber energi masa depan sekaligus mendukung Asta Cita dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan energi nasional. Untuk mencapainya, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan generasi muda," jelas Eniya.

Keberhasilan PLN IP di ajang ini menunjukkan bahwa prinsip keberlanjutan telah diterapkan pada berbagai skala pengelolaan energi. Mulai dari pembangkit on-grid, pemanfaatan energi untuk kebutuhan sendiri, hingga pengembangan teknologi masa depan seperti hidrogen hijau. Momentum Percepatan Investasi Energi Terbarukan

Raihan ini bertepatan dengan momentum penting transisi energi di Indonesia. IndoEBTKE ConEx 2026 mengusung tema "Percepatan Energi Terbarukan Indonesia: Merealisasikan Proyek Strategis, Membuka Peluang Investasi, Membangun Ketahanan", yang menegaskan bahwa pengembangan energi bersih kini menjadi prioritas nasional.

Bagi PLN IP, penghargaan ini bukan sekadar piala. Lebih dari itu, ini adalah pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menghadirkan energi yang andal dan ramah lingkungan. Dengan enam penghargaan ini, PLN IP semakin memperkuat posisinya sebagai subholding generation company yang berada di garda terdepan dalam mendukung sistem kelistrikan nasional yang berkelanjutan.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top