3 Motor Listrik Baterai NMC di Indonesia: Mulai Rp20 Jutaan, Ini Bedanya

Penulis: Endra Sanjaya  •  Selasa, 01 September 2026 | 20:53:01 WIB
Gesits Raya E, motor listrik dengan baterai NMC 72V 20Ah, ditampilkan dengan harga mulai Rp20,98 juta di Jakarta.

KALIMANTAN TIMUR — Gesits Raya E jadi pilihan paling terjangkau di daftar ini. Harganya Rp20,98 juta sampai Rp24,99 juta on the road Jakarta. Dengan banderol segitu, kamu sudah dapat motor listrik berbaterai NMC 72V 20Ah.

Soal performa, motor ini mampu menempuh jarak 60 km dalam sekali cas. Tenaga maksimalnya 4 dk dengan torsi 70 Nm — angka torsi yang cukup besar untuk ukuran motor listrik entry-level. Kecepatan tertingginya 70 km/jam, cukup untuk penggunaan harian di perkotaan.

Kalau kebutuhanmu cuma buat bolak-balik kampus atau kantor dengan jarak dekat, Raya E ini opsi paling hemat. Tapi ingat, jarak tempuhnya paling pendek di antara tiga motor di daftar ini.

Gesits G1: Lebih Bertenaga, Baterai Sama

Gesits G1 dipatok Rp28,7 juta sampai Rp29,75 juta OTR Jakarta. Baterainya sama dengan Raya E — NMC 72V 20Ah — tapi jarak tempuhnya justru lebih pendek, hanya 50 km. Ini konsekuensi dari motor yang lebih bertenaga: 6,7 dk dan torsi 30 Nm.

Menariknya, torsi G1 justru lebih kecil dari Raya E (70 Nm). Tapi tenaga maksimalnya lebih besar. Kecepatan puncaknya tetap sama, 70 km/jam. Buat yang butuh akselerasi lebih responsif di tanjakan atau saat menyalip, G1 bisa jadi pertimbangan.

Harga G1 lebih tinggi Rp8 jutaan dari Raya E. Kamu bayar lebih untuk tenaga, tapi harus rela jarak tempuh lebih pendek. Kasus yang agak kontradiktif, tapi ini fakta dari spesifikasi resminya.

TVS iQube S: Jarak Tempuh Terjauh, Harga Paling Mahal

TVS iQube S berbeda dari dua Gesits. Motor asal India ini menggunakan dua baterai lithium-ion NMC dengan total kapasitas 3,4 kWh. Konsekuensinya, jarak tempuhnya jauh lebih besar: 115 km sekali cas penuh.

Harga iQube S Rp29,9 juta — paling mahal di daftar ini. Selisihnya sekitar Rp150 ribu dari Gesits G1, tapi kamu dapat jarak tempuh lebih dari dua kali lipat. Sayangnya, bahan yang kami terima tidak mencantumkan detail tenaga, torsi, atau kecepatan maksimum untuk model ini.

Kalau jarak tempuh jadi prioritas utama — misal buat antar-jemput yang jauh atau delivery — iQube S jelas unggul. Tapi pastikan dulu ketersediaan jaringan servis dan suku cadang TVS di kotamu, karena ini faktor penting untuk motor listrik.

Kenapa Baterai NMC Menarik?

Baterai NMC punya energy density lebih tinggi dibanding lithium ferro phosphate (LFP). Artinya, dengan ukuran fisik yang lebih kecil, baterai NMC bisa menyimpan kapasitas lebih besar dan bobotnya lebih ringan.

Efeknya ke handling: motor listrik berbaterai NMC bisa bawa tenaga besar dan jarak tempuh jauh tanpa harus mengorbankan ruang atau menambah bobot berlebih. Ini alasan utama pabrikan memilih NMC untuk kendaraan yang butuh performa tinggi.

Catatan Penting: Baterai NMC Bukan tanpa Risiko

Kelemahan utama baterai NMC adalah sensitivitas terhadap temperatur. Baterai jenis ini lebih mudah terbakar dibanding LFP. Beberapa pabrikan otomotif global seperti Tesla sampai memasang teknologi temperature management khusus untuk mengatasinya.

Untuk motor listrik di kelas harga Rp20 jutaan, belum jelas seberapa canggih sistem manajemen suhu yang dipakai Gesits dan TVS di Indonesia. Ini yang perlu kamu cari tahu lebih dalam sebelum membeli — tanyakan ke dealer soal sistem pendingin baterai, garansi, dan perilaku pengisian daya.

Pada akhirnya, pilihan kembali ke kebutuhan. Butuh motor murah untuk jarak dekat? Gesits Raya E. Mau tenaga lebih besar? Gesits G1. Atau butuh jarak tempuh maksimal? TVS iQube S. Ketiganya pakai baterai NMC dengan trade-off yang berbeda-beda.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: uzone.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top