Sertifikasi Halal di Bali Makin Gencar, Ini Dampaknya buat Wisatawan

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Selasa, 01 September 2026 | 15:38:31 WIB
Petugas menunjukkan label halal pada produk kuliner di sebuah restoran di Bali sebagai bagian dari perluasan sertifikasi halal bagi wisatawan.

KALIMANTAN TIMUR — Sertifikasi halal kini menjadi fokus utama dalam pengembangan pariwisata di Bali. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memberikan layanan yang lebih inklusif bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke pulau tersebut. Bagi Anda yang berencana liburan ke sana, ini artinya akan semakin mudah menemukan pilihan kuliner yang terjamin kehalalannya.

Label Halal Kini Jadi Bagian dari Layanan Wisata

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa kepastian halal menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha dan memperkuat daya saing destinasi wisata unggulan. Dalam konteks pariwisata global, ketersediaan produk halal merupakan bagian dari layanan inklusif kepada wisatawan dengan latar belakang beragam.

"Halal diperlukan di Bali. Ada wisatawan yang membutuhkan. Karena itu, kalau sudah bersertifikat halal, label halalnya harus terlihat agar memberikan kepastian dan kenyamanan kepada konsumen," kata Haikal dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa.

BPJPH tidak hanya menargetkan usaha yang belum memiliki sertifikasi. Pelaku usaha yang sudah bersertifikat juga diminta mencantumkan label secara jelas di tempat yang mudah terlihat. Hal ini penting karena label menjadi informasi bagi masyarakat bahwa produk tersebut sudah halal, sehingga konsumen lebih yakin untuk datang.

Bukan Sekadar Kebutuhan Muslim

Penting dipahami, sertifikasi halal kini bukan hanya soal pemenuhan kewajiban agama. Haikal menjelaskan bahwa halal telah berkembang menjadi standar universal yang berkaitan dengan kualitas, kebersihan, kesehatan, dan ketertelusuran proses produksi.

"Sertifikasi produk halal di Bali menjadi semakin relevan seiring dengan berkembangnya halal sebagai standar universal. Halal tidak lagi semata-mata dipahami sebagai kebutuhan konsumen Muslim saja," ujarnya.

Konsep ini sejalan dengan tren wisata global yang semakin mengutamakan aspek kebersihan, transparansi, dan tanggung jawab dalam proses produksi. Wisatawan kini lebih kritis dalam memilih tempat makan, tidak hanya dari segi rasa tetapi juga jaminan higienitas dan kualitas bahan baku.

Apa Artinya bagi Rencana Liburan Anda?

Bagi traveler, tren ini tentu memudahkan. Anda tidak perlu lagi ragu atau ekstra waspada saat mencari tempat makan di Bali. Keberadaan label halal di restoran, kafe, hingga hotel memberikan rasa aman dan nyaman selama berlibur.

Bali sebagai destinasi internasional yang dikunjungi wisatawan dari berbagai negara, kebutuhan akan produk halal memang terus meningkat. Dengan semakin banyaknya usaha yang mengantongi sertifikat, wisatawan Muslim dapat lebih fokus menikmati keindahan pantai, budaya, dan kuliner Pulau Dewata tanpa kekhawatiran.

Jika Anda sedang merencanakan perjalanan ke Bali, kini saatnya lebih tenang. Anda bisa mencari restoran atau penginapan yang telah menampilkan label halal di etalasenya. Informasi lengkap mengenai usaha bersertifikat halal juga dapat diakses melalui kanal resmi BPJPH. Liburan jadi lebih fokus untuk menikmati pengalaman, bukan mencari-cari tempat makan yang aman.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top