Kabut Asap Karhutla Selimuti Balikpapan, Dua Penerbangan dari Bandara SAMS Sepinggan Alami Penundaan

Penulis: Chandra Kusuma  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:46:31 WIB
Kabut asap tipis menyelimuti langit Balikpapan pada Sabtu pagi, 29 Agustus 2026, dengan matahari tampak kemerahan.

BALIKPAPAN — Langit Kota Balikpapan diselimuti kabut tipis dengan matahari tampak kemerahan pada Sabtu pagi, 29 Agustus 2026. Aroma asap tercium cukup kuat dalam dua hari terakhir, terpantau dari Balikpapan Kota hingga Balikpapan Timur.

Meski kualitas udara mulai terganggu, aktivitas warga di Balikpapan masih berjalan normal. Kabut asap umumnya mulai berkurang ketika memasuki siang hari.

Dua Penerbangan Tertunda Imbas Rotasi Pesawat dari Banjarmasin

Gangguan kabut asap karhutla juga berdampak pada lalu lintas udara di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan pada Jumat (28/8/2026). Dua penerbangan dari Balikpapan mengalami penundaan karena pesawat yang akan melayani rute tersebut terlambat tiba dari Banjarmasin.

Penerbangan Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1395 yang semula dijadwalkan berangkat pukul 07.55 WITA baru bisa lepas landas pada pukul 09.34 WITA. Sementara itu, Citilink QG 1494 yang dijadwalkan berangkat pukul 10.35 WITA tertunda hingga pukul 11.35 WITA.

General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R Iwan Winaya Mahdar, menjelaskan bahwa penundaan tersebut bukan disebabkan oleh jarak pandang di Bandara Sepinggan yang masih dalam kondisi normal.

"Penyebab delay karena menunggu kedatangan pesawat dari Banjarmasin menuju Balikpapan. Ketika penerbangan dari Banjarmasin terlambat, maka jadwal keberangkatan berikutnya dari Balikpapan otomatis ikut terdampak," ujar Iwan, Jumat (28/8/2026).

Jarak Pandang di Kalimantan Selatan Menjadi Pemicu Utama

Iwan menjelaskan, kabut asap karhutla di Kalimantan Selatan menurunkan jarak pandang di Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin. Kondisi itu kemudian mengganggu rotasi pesawat yang melayani penerbangan antarkedua daerah.

Meskipun dua penerbangan terdampak, operasional bandara secara keseluruhan tetap berjalan normal. Pihak bandara terus memantau perkembangan jarak pandang dan kualitas udara untuk mengantisipasi potensi gangguan lebih lanjut.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: nomorsatukaltim.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top