BATIC 2026 di Bali Hadirkan 2.700 Delegasi Bahas AI dan Infrastruktur Digital

Penulis: Endra Sanjaya  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:19:31 WIB
Bali akan menjadi tuan rumah BATIC 2026 yang dihadiri 2.700 delegasi dari 67 negara.

KALIMANTAN TIMUR — Bali akan menjadi pusat perhatian ekosistem digital Asia-Pasifik lewat gelaran Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026. Konferensi yang memasuki edisi ke-11 ini dijadwalkan berlangsung di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, pada 24-28 Agustus 2026, dengan total 2.700 delegasi dari 760 perusahaan dan 67 negara.

Mengusung tema "Uniting Ecosystem to Drive Connected Progress", BATIC tahun ini menyoroti kebutuhan mendesak akan infrastruktur digital yang andal di tengah pesatnya adopsi AI di berbagai sektor. Fokus utamanya mencakup pengembangan konektivitas global, cloud, dan kesiapan data center untuk mendukung transformasi digital yang inklusif.

ignitePRO 2026: Panggung Baru Transformasi Enterprise

Salah satu terobosan utama BATIC 2026 adalah kehadiran ignitePRO, sebuah executive conference yang secara khusus membahas transformasi enterprise di era Autonomous AI. Dengan tema 'The Enabled Enterprise', sesi ini dirancang untuk para pemimpin bisnis dan teknologi mengeksplorasi implementasi AI, keamanan siber, hingga tata kelola digital.

Kehadiran sesi khusus ini menandakan pergeseran fokus BATIC yang tidak lagi sekadar forum operator telekomunikasi. Konferensi ini kini menjadi platform strategis yang mempertemukan regulator, penyedia teknologi, hyperscaler, investor, dan pelaku industri digital dari berbagai negara.

Kabel Laut Jadi Tulang Punggung Konektivitas Masa Depan

Direktur Wholesale & International Service Telkom, Budi Satria Dharma Purba, menegaskan bahwa penguatan infrastruktur kabel laut menjadi prioritas utama untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan bandwidth seiring berkembangnya AI dan kebutuhan data center. Telin, sebagai operating company internasional Telkom, terus memperkuat posisinya sebagai pemain infrastruktur digital regional lewat bisnis kabel laut yang tumbuh signifikan.

"Melalui penguatan kabel laut dan cakupan konektivitas lintas batas, TelkomGroup berkomitmen membangun fondasi digital masa depan," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/8/2026). Ia menambahkan bahwa BATIC menjadi momentum untuk meyakinkan pemain global bahwa TelkomGroup adalah mitra yang tepat untuk pengembangan digital dan kolaborasi bisnis B2B.

Indonesia Incar Posisi Sentral Ekonomi Digital Asia

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyebut Indonesia memiliki potensi luar biasa sebagai salah satu pasar digital paling prospektif di Asia-Pasifik. Menurutnya, potensi tersebut perlu diterjemahkan melalui penguatan infrastruktur, inovasi, dan ekosistem digital yang mumpuni agar Indonesia bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi digital kawasan.

"Di tengah pesatnya investasi AI dan digital di kawasan Asia Pasifik, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa sebagai salah satu pasar digital paling prospektif. Potensi ini perlu diterjemahkan melalui penguatan infrastruktur, inovasi, dan ekosistem digital yang mumpuni," jelas Dian dalam konferensi pers BATIC 2026 pada Selasa (25/8).

Bagi industri game dan esports Indonesia, penguatan infrastruktur digital ini punya dampak langsung pada kualitas koneksi server regional, potensi penurunan latency untuk turnamen internasional, serta daya tarik Indonesia sebagai lokasi data center bagi publisher game global. BATIC 2026 diharapkan mampu membuka peluang sinergi lintas industri yang lebih luas, tidak hanya bagi operator telekomunikasi tetapi juga bagi seluruh pemain ekosistem digital di Asia-Pasifik.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top