KALIMANTAN TIMUR — Rencana pengoperasian penuh LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai memasuki tahap akhir. Pramono Anung menyatakan seluruh layanan siap melayani penumpang dan akan mengikuti jam operasi kereta rel listrik (KRL), yakni pukul 05.00 hingga 24.00.
"Begitu nanti diresmikan oleh Bapak Presiden, maka akan beroperasi penuh," kata Pramono, Senin (24/8/2026).
Meski koneksi langsung antara LRT dan Stasiun Manggarai belum rampung, Pramono menegaskan integrasi antarmoda sebenarnya sudah terbentuk. Penumpang LRT dapat berpindah ke Transjakarta untuk melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Manggarai.
"Kalau connecting sebenarnya sudah, kami dengan Transjakarta sudah connecting. Transjakarta ke Stasiun Manggarai kan juga sudah," ujarnya.
Dengan begitu, pengguna bisa berpindah dari LRT ke Transjakarta, lalu melanjutkan ke Stasiun Manggarai untuk naik KRL. Rantai perjalanan ini dinilai sudah berfungsi meski belum ada sambungan fisik langsung.
Sambungan langsung LRT ke Stasiun Manggarai masih terkendala aspek lahan. Pemprov Jakarta tengah berkoordinasi dengan KAI terkait penggunaan sejumlah aset milik perusahaan kereta api tersebut.
Pramono menekankan kepastian hukum penggunaan lahan menjadi prioritas sebelum pembangunan dimulai. Hal ini untuk menghindari persoalan di kemudian hari.
"Integrasi tiga moda ini sebenarnya sudah terjalin sekarang ini. Tapi kalau langsung atau direct-nya dari Manggarai ke sini, ini sedang kami proses bersama KAI," kata dia.
Setelah peresmian oleh Presiden, LRT Jakarta akan beroperasi penuh dengan jam layanan yang diselaraskan dengan KRL. Langkah ini diharapkan memperkuat layanan transportasi publik di Jakarta dan mendorong perpindahan warga dari kendaraan pribadi ke moda massal.
Kepastian jadwal peresmian sendiri masih menunggu kesiapan Presiden. Sementara itu, koordinasi dengan KAI terus berjalan untuk menyelesaikan aspek teknis dan hukum pemanfaatan lahan.