BALIKPAPAN — Dukungan TNI AU terhadap pengelolaan cuaca di wilayah penyangga IKN terus berlanjut. Pada hari kedua pelaksanaan OMC, Lanud Dhomber menerjunkan pesawat Casa NC-212 dengan tail number A-2105 untuk melakukan penyemaian awan di sejumlah sektor strategis.
Danlanud Dhomber Balikpapan, Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, menjelaskan bahwa setiap sortie membawa muatan 800 kilogram NaCl. Total garam yang ditebar mencapai 1,6 ton sepanjang hari operasi.
Pelaksanaan penyemaian pada sortie pertama dilakukan di ketinggian sekitar 3.000 hingga 4.000 kaki. Area operasi mencakup sektor tenggara, barat laut, hingga barat daya Bendungan Sepaku Semoi.
"Pada sortie pertama, pesawat membawa 800 kilogram NaCl dan melakukan penyemaian pada ketinggian sekitar 3.000-4.000 kaki," kata Gusti, Minggu (23/8).
Sortie kedua menyasar wilayah barat laut Bendungan Sepaku Semoi dengan ketinggian terbang lebih tinggi, yakni sekitar 10.000 kaki. Pesawat kembali membawa muatan 800 kilogram NaCl untuk rute tersebut.
Penentuan titik penyemaian tidak dilakukan secara acak. Penerbang dan personel Lanud Dhomber memantau perkembangan awan di wilayah operasi sebelum memutuskan lokasi dan ketinggian yang tepat.
Gusti menambahkan, seluruh rangkaian penerbangan ini merupakan bagian dari kontribusi TNI AU dalam mendukung kepentingan nasional di Kalimantan Timur, khususnya kawasan sekitar IKN.
Melalui dukungan pesawat Casa NC-212 dan personel yang terlibat, Lanud Dhomber terus mendukung pelaksanaan OMC sebagai bagian dari kontribusi TNI AU dalam membantu pengelolaan kondisi cuaca serta kepentingan nasional di wilayah Kalimantan Timur.