Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Serahkan Bantuan CSR ke Sanggar Tari Danum Borneo, Fokus pada Perlengkapan Tari dan Kostum

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:29:01 WIB
Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan menyerahkan bantuan CSR berupa perlengkapan tari dan kostum kepada Sanggar Tari Danum Borneo.

BALIKPAPAN — Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memperluas peran sosialnya di luar layanan penerbangan. Melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR), manajemen bandara menyalurkan bantuan untuk mendukung operasional Sanggar Tari Danum Borneo, wadah kreatif pelestarian seni tari tradisional khas Borneo.

Bantuan tersebut mencakup kebutuhan perlengkapan tari, kostum tradisional, serta pembinaan rutin para anggota sanggar. General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, menyerahkan langsung bantuan tersebut dalam kegiatan yang digelar Jumat (21/8/2026).

Bandara Bukan Sekadar Pintu Masuk Penerbangan

Iwan menegaskan bahwa keberadaan bandara memiliki tanggung jawab sosial bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, Bandara SAMS Sepinggan sebagai salah satu pintu gerbang utama Kalimantan Timur berkewajiban ikut menjaga kekayaan budaya daerah.

"Keberadaan bandara tidak hanya berfokus pada pelayanan penerbangan, tetapi juga harus memberikan dampak sosial yang positif bagi lingkungan sekitar," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (21/8/2026).

Menjaga Warisan Budaya Dayak dan Paser

Sanggar Tari Danum Borneo dinilai konsisten memperkenalkan keindahan budaya Dayak dan Paser kepada khalayak luas. Dukungan dari bandara diharapkan mampu memberi dorongan semangat bagi para seniman muda untuk terus berkreasi dan menjaga warisan leluhur.

"Melalui bantuan CSR ini, kami berharap dapat memberikan dorongan semangat bagi para seniman muda untuk terus berkreasi dan menjaga warisan leluhur," jelas Iwan.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari program CSR berkelanjutan Bandara SAMS Sepinggan yang tidak hanya menyasar bidang kebudayaan. Program serupa juga berjalan di sektor pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan adanya dukungan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Kalimantan Timur yang tertarik mempelajari seni dan budaya lokal, sehingga kekayaan budaya Borneo tetap hidup dan dikenal lebih luas.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: inibalikpapan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top