15 UMKM dan 3 Barista Kaltim Tembus Karya Kreatif Indonesia 2026, Ada Batik Kudungga hingga Sarung Tenun Rahmadina

Penulis: Chandra Kusuma  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 13:42:31 WIB

Sebanyak 15 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan serta tiga barista terbaik asal Kalimantan Timur (Kaltim) resmi berlaga di ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang digelar di Jakarta pada 20–23 Agustus 2026. Keikutsertaan ini menjadi upaya daerah memperluas pasar produk lokal ke tingkat nasional hingga ekspor.

SAMARINDA — Deretan produk unggulan Kalimantan Timur mulai dari wastra, kriya, fesyen, hingga makanan olahan kini dipamerkan di panggung nasional. Mereka tampil dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang dibuka langsung oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltim Jajang Hermawan menyebut keikutsertaan delegasi daerah ini bukan sekadar seremoni. Ia menegaskan momentum ini dipakai untuk membangun jejaring usaha sekaligus membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.

"Di Kalimantan Timur, penguatan UMKM diarahkan untuk mengoptimalkan kekayaan budaya dan potensi unggulan daerah melalui peningkatan kapasitas dan kualitas usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, serta akselerasi digitalisasi," ujarnya di Samarinda, Jumat.

Produk Lokal yang Dibawa ke Jakarta

Beberapa nama UMKM binaan BI Kaltim yang tampil antara lain Putri Mahakam, Pokan Takaq, Sarung Tenun Rahmadina, Qisbelin, Loa Honey, CV Matan Gallery, Manika Kaltim, dan Kudungga Batik. Produk yang ditampilkan mencakup kerajinan tangan khas daerah hingga minuman olahan berbasis potensi lokal.

Jajang menambahkan, BI Kaltim berkomitmen memperkuat pembinaan secara menyeluruh agar para pelaku usaha semakin adaptif dan inovatif. Hal ini dinilai penting untuk memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Talenta Kopi Kaltim Tembus 24 Besar

Partisipasi Kaltim tidak hanya dari sektor kerajinan. Tiga barista lokal, yakni Nanda Danuarta, M. Al Ghifari, dan Joese Andrew Josly Kansil, sukses menembus babak 24 besar Cangkir Barista Championship 2026 tingkat nasional.

Ketiganya berhasil menyisihkan ratusan peserta dari berbagai daerah dalam kompetisi yang menjadi bagian dari program KKI. "Capaian ini menunjukkan ekosistem kopi dan talenta kreatif di Kaltim semakin berkembang," kata Jajang.

Ia menilai keikutsertaan para barista ini membuka peluang peningkatan kapasitas, jejaring, dan daya saing pelaku industri kopi daerah di panggung nasional.

Skala Ajang dan Target Nasional

Secara nasional, pameran luring KKI 2026 diikuti lebih dari 550 UMKM, sementara pameran daring melibatkan lebih dari 1.300 UMKM. Jumlah ini meningkat signifikan dibanding KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM luring dan 1.100 UMKM daring.

Ajang tahunan ke-11 ini juga memperkenalkan sejumlah program baru seperti Cangkir Barista dan Citra Nusa. Selain itu, KKI 2026 mengusung konsep KKI Bijak dengan prinsip bebas emisi dan nihil sampah ke tempat pembuangan akhir.

Destry Damayanti menyebut KKI 2026 merupakan wadah sinergi lintas sektor untuk mendorong UMKM agar bangkit dan tangguh. Sektor ini menjadi pilar perekonomian nasional dengan jumlah pelaku usaha mencapai 64 juta, menyerap 97 persen tenaga kerja, serta berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top