KALIMANTAN TIMUR — Penyelenggara mengemas acara ini sebagai wadah transformasi industri otomotif kawasan, bukan sekadar pameran suku cadang biasa. Dengan jam buka 10.00–19.00 WIB di Hall 5–8, pengunjung bisa mengakses 13 kelompok produk mulai dari suku cadang, elektrikal, ban, hingga manufaktur otomotif dan otomasi.
Selama tiga hari pertama, 24–26 September, Mainstage Hall 5 akan menjadi pusat diskusi dalam Automotive Mobility Solutions Conference. Para pemimpin industri dan pakar teknologi akan membedah masa depan otomotif Indonesia, tidak hanya soal kendaraan listrik murni.
Topik yang diangkat cukup beragam, mulai dari cetak biru elektrifikasi campuran yang mengintegrasikan infrastruktur perkotaan dengan transparansi data baterai, hingga percepatan rantai pasok yang selama ini terhambat masalah modal dan teknis dalam digitalisasi manufaktur.
Diskusi juga akan menyentuh rantai nilai digital untuk keterlacakan suku cadang terstandarisasi dan e-commerce cerdas di ekosistem purnajual. Sesi lain mengupas baterai sirkular, material ramah lingkungan, dan operasi rendah emisi yang dikaitkan dengan peluang pendapatan purnajual.
Untuk teknisi dan pemilik bengkel, Tech & Skills Workshop di Skills Hub Hall 7 menawarkan pelatihan praktis yang relevan dengan kendaraan masa kini. Sesi pertama pada 24 September pukul 14.00–16.00 akan fokus pada diagnostik ADAS yang akurat dan sistem kelistrikan kendaraan listrik (EV).
Pada 25–26 September pukul 10.00–16.00, materi bergeser ke pengembangan standar bengkel yang aman dan ramah lingkungan, pelatihan penyelarasan roda (wheel alignment), hingga perbaikan bodi generasi baru memakai VR dan peralatan presisi. Ada juga sesi khusus tentang perbaikan cepat dan diagnostik efisien untuk bengkel EV.
Forum Kolaborasi Rantai Pasok menjadi jembatan antara produsen luar negeri, mitra lokal Indonesia, dan penyedia layanan purnajual. Tujuannya mendorong efisiensi serta peningkatan teknologi dalam proses produksi.
Penyelenggara juga menyiapkan kunjungan industri eksklusif ke pabrikan otomotif terkemuka dan fasilitas rantai pasok utama. Selain itu, ada program business matching yang mempertemukan pembeli dengan peserta pameran yang tepat, difasilitasi tim khusus untuk efisiensi pengadaan.
Bagi pengunjung umum, Xperience Zone di Hall 7 menawarkan area interaktif dengan lima pos aktivitas: perbaikan bodi penyok (dent repair), pengelasan titik (spot welding), pemolesan mobil, pemasangan lapisan pelindung (protective film), dan pengecatan semprot berbasis VR.
Suasana semakin meriah dengan autoFEST@Jakarta yang menghadirkan Simulator Racing Challenge, Auto Slalom dan Braking Challenge, Auto Service Day, modifikasi klasik, serta Auto Bazaar. Drive Expo Jakarta juga akan memamerkan kendaraan terhubung (connected vehicles), EV, kendaraan komersial, dan sepeda motor dalam satu wadah.
Pameran ini menyasar produsen, dealer, agen, distributor, grosir, pengecer, penyedia layanan bengkel, hingga pengelola armada pribadi dan resmi. Pendaftaran pengunjung sudah dibuka melalui kanal resmi penyelenggara.